BOLMONG– Gelaran Sulut Expo 2019 di Smesco Convention Hall Jakarta sudah ditutup oleh Gubernur Olly Dondokambey, Minggu (29/9/2019).
Selain sejumlah potensi yang banyak dilirik investor, pelaksanaan Sulut Expo kali ini juga berkesan bagi Bupati Bolaang Mongondow (Bolmong), Yasti Soepredjo Mokoagow.
Karena, melalui kegiatan itulah dia juga akhirnya mengungkapkan harapannya ke depan untuk Sulut. Yasti mengungkapkan secara terbuka di hadapan gubernur dan wakil guberbur, seluruh kepala daerah se-Sulut, serta tamu dan undangan, saat pemaparan potensi Kabupaten Bolmong.
Yasti berharap target pembangunan Sulut ke depan mengarah ke Bolaang Mongondow Raya (BMR).
Bila dibandingkan dengan BMR terdiri dari empat kabupaten dan satu kota, kata Yasti kota Manado, Bitung, dan Kabupaten Minahasa Utara (Minut) sangat beruntung bisa dimasuki banyak investor.
“Hal itu tak lepas dari peran Pak Gubernur yang mengantarkan banyak investor masuk karena infrastruktur banyak di bangun di Manado, Bitung dan Minut,” kata Yasti.
Harapannya, lanjut Yasti, ke depan BMR juga mendapat porsi kue pembangunan yang sama seperti daerah lain. Apalagi BMR dan lebih khusus Kabupaten Bolmong kaya akan sumber daya alam.
“Sumber daya alam itu belum tergali. Kami punya 15 kecamatan, 200 desa dan 2 kelurahan dengan penduduk 244.138 jiwa. Garis pantai sepanjang 121 KM, dari segi posisi Bolmong sangat strategis karena berada di kabupaten terluar terdepan menurut Permendagri dan berhadapan dengan zona ekonomi eksklusif jalur pasifik,” kata dia menjelaskan.
Dari segi potensi, Bolmong bak paket lengkap. Wilayah ini punya segalanya. Termasuk lumbung beras Sulut dan Goorontalo
“Kami punya sawah 79 ribu hektare, jagung 90 ribu hektare dan kedelai serta nenas 121.216 hektare, kami juga punya 69 ribu hektare lahan kelapa sawit, cengkeh 5.258 hektare, kelapa 24.206 hektare, pala 647 hektare, kopi 3.988 hektare, kakao 5.320 hektare, dan kemiri 398 hektare,” beber Yasti.
Kabupaten Bolmong juga, kata dia, punya banyak potensi wisata. Mulai dari Taman Nasional Bogani Nani Wartabone, air terjuan, pulau tiga, dan banyak lagi yang lain.
“Kami juga punya potensi tambang dan sumber energi terbarukan,” kata dia.
Yasti membeber pencapaian Bolmong selama ini cukup baik. Pertumbuhan ekonomi di atas nasional dan provinsi, begitupunio gini rasio dan jumlah pengangguran tertutup.
“Hanya IPM kita yang masih di bawah,” beber dia.
Sebut Yasti, Bolmong punya visi menuju Bolmong hebat. Sama halnya dengan Sulut hebat. (*/trb/bto)



