
KOTAMOBAGU– Meski diguyur hujan sejak siang tadi, ribuan masyarakat tumplek di Jalan Kartini, Ahmad Yani dan Bumbungon, pusat Kota Kotamobagu untuk menyaksikan perhelatan Kirab Budaya Cap Go Meh 2018, Jumat (2/3/2018).
Meski kirab dimulai pada pukul 15.00 Wita, namun warga mulai memadati lokasi pertunjukkan sejak pukul 13.00 Wita. Berbagai pertunjukan ditampilkan untuk menghibur warga yang datang.

Pjs Walikota Kotamobagu, Muhammad Rudi Mokoginta membuka dengan resmi kegiatan ini. Usai membuka perayaan Cap Go Meh, Rudi turut berbaur dengan ribuan masyarakat yang berdesak-desakan ingin melihat pentas barongsai, Thang Shin, hingga pertunjukan tarian adat berbagai daerah.
“Melihat antusias ribuan warga yang hadir hari ini, menunjukkan bahwa betapa kuatnya persatuan, kekeluargaan dan kekerabatan di Kotamobagu. Kotamobagu adalah barometer kerukunan di Sulawesi Utara. Saya bangga dan terharu melihat antusiasme warga,” kata Rudi.

Rudi yang berjalan bersama rombongan atraksi itu berpesan agar kerukunan antar umat beragama selalu dijaga di Kotamobagu.
“Ini bagian dari toleransi umat beragama. Perbedaan ini membuat kita menjadi satu dan mampu menciptakan suasana damai dan tenteram saat hidup berdampingan dan saling gotong royong,” ujarnya. (rza)




