KOTAMOBAGU- Orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Kotamobagu mendapat perhatian serius Dinas Kesehatan (Dinkes) Kotamobagu. Karena itu, ODGJ akan mendapat pengawasan khusus.
Kepala Dinkes Kotamobagu, Devie Ch Lala mengungkapkan, jumlah ODGJ di daerah ini 98 orang. Empat di antaranya mengalami gangguan kejiwaan kritis dan akan dirujuk ke Rumah Sakit (RS) Jiwa Ratumbuysang, Manado.
“Dari jumlah itu, sudah ada dua orang yang dirujuk ke RS Jiwa Ratumbuysang dan ada dua lagi yang bakal kami antar ke sana karena sudah kritis,” kata Devie, Jumat (28/9/2018).
Penyebab gangguan jiwa di Kotamobagu rata-rata karena stres akibat berkembangnya kota, ditinggal suami/istri, masalah ekonomi dan ditinggal pacar.
“Usia dominan di atas 30 tahun. Bahkan sudah ada enam orang yang dipasung oleh keluarga,” ungkapnya.
Kendala penanganan ODGJ, kata Devie, belum mempunyai ruangan khusus untuk penanganan penderita gangguan jiwa, serta belum ada dokter spesialis jiwa. (tr1/vdm)




