MANADO, kroniktotabuan.com – Untuk menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat menjelang Natal dan tahun baru, Gubernur Sulut Yulius Selvanus menyalurkan bantuan pangan kepada 139 ribu Keluarga Penerima Mamfaat (KPM).
Penyaluran bantuan untuk alokasi Oktober sampai November tersebut, digelar di gudang Bulog, Paceda Kota Bitung, Selasa 12 November 2025.
Gubernur Yulius menegaskan penyaluran ini merupakan tindak lanjut kebijakan nasional, sehingga pemerintah Provinsi segera mendistribusikan cadangan pangan pemerintah sebanyak 14 ton ke 15 kabupaten/kota.
“Penyaluran ini juga menyasar wilayah kepulauan yang memiliki tantangan geografis, termasuk Miangas,” kata Gubernur YUlius.
Ia menekankan pentingnya penyaluran yang tepat sasaran dan tepat waktu agar seluruh penerima dapat menikmati bantuan sebelum Natal.
“Bantuan yang diterima setiap KPM dalam pembagian bulanan adalah 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng,” jelasnya.
Gubernur juga menyoroti keberhasilan Sulut menekan inflasi hingga berada pada peringkat tiga terendah nasional. Ia menyebut capaian ini sebagai hasil sinergi pemerintah provinsi, Bulog, pemerintah kabupaten/kota, TNI–Polri, serta dukungan masyarakat.
“Bantuan pangan ini dapat menjaga stabilitas inflasi dan memastikan masyarakat memasuki Natal dan Tahun Baru dengan sukacita,” ucapnya.
Sementara itu, Pimpinan Wilayah Perum Bulog Sulut–Gorontalo, Erwin Tora, menjelaskan bahwa setiap KPM menerima total 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng untuk dua bulan distribusi.
Lanjut Tora memastikan ketersediaan stok beras mencapai 20 ribu ton, cukup hingga Maret 2026. Sehingga kebutuhan menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) dalam kondisi aman.
“Bantuan dipastikan tiba di rumah seluruh penerima sebelum Natal,” ujarnya. (Chipta Molanu)





Discussion about this post