BOLSEL– Potensi sumber daya alam Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) mulai dilirik investor dari negara maju.
Salah satunya yakni PT Bayu Laut, perusahaan milik pengusaha asal Hongkong, yang bergerak di bidang pengelolaan tempurung kelapa, tertarik menanamkan investasi di Bolsel.
Bahkan, sebagai bentuk keseriusan mereka, Bupati Iskandar Kamaru, diundang secara khusus oleh manajemen PT Bayu Laut melalui Mr Steven dan Mrs Gladys Ng, dan melakukan pertemuan di Four Point By Sheraton, Manado, Sabtu (17/11/2018) lalu.
Pertemuan itu difasilitasi langsung oleh Bappelitbangda Bolsel yang diwakili Kepala Bidang (Kabid) Penelitian dan Pengembangan Kurniawan Achirtama Gobel.
“Kegiatan bersama para investor arang tempurung berlangsung di Four Point By Sheraton Hotel. Suasananya penuh kekeluargaan, nongkrong sambil minum kopi dan menikmati makanan ringan,” kata Kurniawan, Senin (19/11/2018).
Tak hanya itu, Lusia Kiroyan selaku CEO cindrellaindonesia.com, juga hadir dalam pertemuan itu. Lusia sendiri adalah Women Of The Year 2017 sebagaimana dimuat pada media asing Hear World.
Dijelaskan Kurniawan, masyarakat dari segala kalangan khususnya petani kelapa di Bolsel, akan diedukasi cara membuat arang tempurung sehingga menghasilkan arang berkualitas dan memenuhi standar export.
“Uniknya keuntungan dari perusahaan ini nantinya digunakan untuk pemberdayaan masyarakat miskin,” jelasnya.
Setelah pertemuan tersebut selesai dilanjutkan dengan pertemuan bersama investor lain di Hotel Peninsula yang dihadiri langsung oleh Mr Clement Jaloux dari Procurement Manager Supplier Development at PT Unilever Indonesia Tbk.
“Bolsel mulai menjadi perhatian investor sejak kunjungan mantan Bupati Haji Herson Mayulu (H2M) ke kantor Tempo.co, Facebook, serta Google Indonesia,” jelasnya.
Menariknya, kata dia salah satu investor dari luar Negeri ini yang difasilitasi oleh Prof Elka Pangestu, berkeinginan keras untuk berinvestasi di Indonesia.
“Dan tahun ini mereka banyak melirik Bolsel khusunya sejak kunjungan mantan bupati Haji Herson Mayulu dan Bupati Iskandar Kamaru ke Tempo, Facebook, dan Google,” jelasnya.
Selain pabrik arang tempurung, PT Unilever Tbk akan membantu industri rumahan. Diantaranya cara membuat gula dari kelapa, cara pengemasan, dan setelah menjadi produk akan dibeli oleh Unilever.
“Namanya Program CSR PT Unilever Tbk,” pungkasnya. (ahr)



