KRONIK TOTABUAN – Pemerintahan Bupati Bolaang Mongondow (Bolmong) Yusra Alhabsyi dan Wakil Bupati Doni Lumenta sudah mulai berjalan pascadilantik 20 Februari 2025 lalu.
Untuk menunaikan janji kepada masyarakat Bolmong, Yusra dan Doni akan melaksanakan pelayanan dan pembangunan selama 5 tahun ke depan sesuai dengan visi Bolaang Mongondow Maju dan Sejahtera (Juara).
Inovasi, kolaborasi, dan desentralisasi adalah tiga pilar utama untuk fokus mewujudkan visi tersebut.
Bupati Yusra Alhabsyi pada pidato perdana di hadapan DPRD Bolmong 5 Maret 2025 lalu mengungkapkan, agar visi tercapai, telah disusun tujuh misi prioritas pembangunan yang akan dikerjakan selama 2025-2030 ke depan, yakni.
1. Membangun sarana dan prasarana pendidikan yang terjangkau, berkualitas, dan merata, serta tersedianya perguruan tinggi.
2. Membangun fasilitas dan akses kesehatan yang berkualitas, gratis, dan terjangkau di seluruh wilayah.
3. Meningkatkan infrastruktur daerah berbasis teknologi.
4. Melakukan perbaikan tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, bersih, dan transparan.
5. Meningkatkan pendapatan masyarakat dengan membangun perekonomian kreatif dan inovatif yang berbasis pada sumber daya lokal.
6. Pemberdayaan potensi lokal dengan penerapan teknologi berbasis kawasan.
7. Meningkatkan keharmonisan dan toleransi dalam kehidupan masyarakat.
Yusra mengungkapkan, dukungan masyarakat dan semua stakeholder di Bolmong menjadi penentu agar visi dan misi terwujud.
“Mari semua pihak bergandengan tangan membangun Bolmong yang kita cintai ini. Banyak tugas harus kita selesaikan bersama,” ujar Yusra.
Yusra menyampaikan bahwa Bolmong tidak bisa dibangun oleh satu atau dua orang saja.
“Tetapi Bolmong harus dibangun dengan semangat kebhinekaan dan oleh orang-orang yang mencintai daerah ini dengan sepenuh hati, jiwa, pikiran, dan perasaan,” tegas mantan Anggota DPRD Provinsi Sulawisu Utara dan Bolmong ini.***


