JAKARTA, kroniktotabuan.com – Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) kembali dimutakhirkan pada Oktober 2025. Sepanjang tahun ini, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa menambahkan 3.259 entri baru, sehingga total entri KBBI kini mencapai 210.595 kata.
Pemutakhiran dilakukan secara berkala setiap enam bulan untuk merespons perkembangan kosakata yang tumbuh di tengah masyarakat. KBBI tidak hanya berfungsi sebagai kamus preskriptif, tetapi juga bersifat deskriptif dengan mencatat kata sesuai penggunaannya, baik dalam ragam formal maupun informal.
Kepala Badan Bahasa, Hafidz Muksin, menyebutkan bahwa setiap entri dilengkapi label ragam, seperti cak (percakapan) dan kas (kasar), serta rujuk silang untuk mengarahkan pengguna pada bentuk kata yang baku.
Hingga kini, KBBI Daring telah menerima 255.629 usulan kata dari masyarakat. Sebanyak 181.220 usulan atau sekitar 70,89 persen di antaranya telah disunting melalui mekanisme berjenjang dan terstandar.
Kata-kata yang masuk ke dalam KBBI dipilih berdasarkan kriteria tertentu, di antaranya penggunaan yang luas, kesesuaian dengan kaidah bahasa Indonesia, serta pertimbangan nilai sosial dan budaya.***
Sumber: kemendikdasmen.go.id




Discussion about this post