Lepas 14 JCH Asal Boltim Secara Resmi, Ini Pesan Bupati Sachrul

KRONIK TOTABUAN – bertempat di Aula Lantai III Kantor Bupati, 14 Jamaah Calon Haji (JCH) tahun 2022 resmi dilepas olehBupati Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sam Sachrul Mamonto untuk berangkat ke tanah suci Mekah, Minggu (26/06/2022).

Bupati Sachrul dalam sambutannya mengatakan, ibadah haji sebagai salah satu dari rukun islam yang ke lima, memiliki makna yang cukup dalam. Ibadah ini merupakan ibadah penyempurnaan keislaman seorang muslim dan muslimah.

“Ibadah haji merupakan rukun islam yang kelima yang harus dijalankan jika sudah mampu. Artinya, bukan cuma mampu dari segi finansial tetapi mampu dalam segi fisik, karena ibadah haji adalah ibadah fisik,” ungkap Bupati.

Lanjut Bupati mengatakan, pihaknya mengucapkan selamat kepada saudara-saudara yang musim haji tahun ini mendapat berkah yang luar biasa setelah dua tahun tertunda akibat pandemi COVID-19 akhirnya mendapat giliran menunaikan ibadah haji.

“Ini patut disyukuri karena mendapat kesempatan untuk beribadah haji merupakan hidayah dari Allah yang hanya diberikan kepada hamba-hambanya yang terpilih,“ tuturnya.

Bupati mengungkapjan, keberangkatan para jamaah calon haji ini merupakan awal dari rangkaian perjalanan ibadah haji dengan niat mengharap ridho Allh SWT.

“Setiap muslim tentu mendambakan dapat menunaikan ibadah haji guna penyucian dosa-dosa sekaligus menyempurnakan keislaman kita. Sebab, ibadah haji disamping merupakan kewajiban, juga sekaligus kehormatan bagi kita semua yang mendapatkan panggilan dari Allah SWT, ” jelasnya.

Diakhir sambutannya, Bupati berpesan kepada para JCH setelah berada di tanah suci agar merebut pahala sebanyak-banyaknya. Artinya, ketika ada orang membutuhkan pertolangan maka itu wajib dilakukan dan itulah pahala.

“Selamat menunaikan ibadah haji, mudah-mudahan perjalan kalian jamaah calon haji berlangsung lancar tanpa adanya rintangan. Dan semoga sekembalinya ke tanah air menjadi haji yang mabrur, “ tutupnya.

Usai sambutan, bupati kemudian memberikan uang saku atau tali kasih kepada masing-masing jamaah calon haji.(Adve/Retho Bambuena)

Berita Terpopuler