BOLMONG– Sulit diprediksi kapan pandemi Covid-19 akan berakhir.
Karena itu, selain jaringan pengaman sosial untuk masyarakat yang kena dampak Covid-19, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow (Bolmong) juga memenuhi kebutuhan tenaga medis untuk jangka lama.
Yaitu Alat Pelindung Diri (APD) dan insentif untuk mereka tenaga medis.
Baca Juga: Anggarkan Jaring Pengaman Sosial untuk 9 Bulan, Bupati Yasti Diapresiasi Mensos
Pemkab Bolmong sudah mengalokasikan anggaran sebesar Rp20 miliar untuk pengadaan APD dan membayar insentif petugas medis. Anggaran diperoleh dari refocusing dan realokasi APBD tahun 2020.
“Kegiatan yang belum penting dan mendesak, anggarannya semua digeser untuk pembiayaan Covid-19,” kata Sekda Bolmong Tahlis Gallang.
Dia berharap dengan anggaran itu APD bisa diadakan, dan petugas medis lebih bersemangat lagi bertugas.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bolmong Erman Paputungan mengakui APD menjadi kebutuhan utama saat ini di tengah upaya pencegahan Covid-19 di Bolmong. (len)




