Menu

Mode Gelap
Olimpiade Tokyo 2020: Kandas di Tangan Chen Long, Anthony Sinisuka Ginting Gagal ke Final Pesawat Sriwijaya Air Rute Jakarta-Pontianak Hilang Kontak

Berita Daerah · 5 Jun 2018 11:27 WITA ·

Masih Menjanjikan, Atap Rumbia Kotamobagu Tetap Diproduksi


Masih Menjanjikan, Atap Rumbia Kotamobagu Tetap Diproduksi Perbesar

KOTAMOBAGU– Meski bangunan saat ini kebanyakan sudah menggunakan atap dari genteng dan seng, namun tidak membuat produksi atap tradisional atau atap dari daun rumbia di Kotamobagu berhenti.

Permintaan masih tetap ada untuk mengatapi gubuk kecil di kebun maupun lesehan pada sebuah restoran dan cafe.

Di Kotamobagu pengrajin atap rumbia ini masih banyak ditemukan. Salah satu adalah warga asal Kelurahan Mongondow Kecamatan Kotamobagu Selatan, Neni Pasambuna (65), yang hingga saat ini masih aktif membuat anyaman tersebut.

Neni mengatakan, jika profesi yang dilakoninya itu sudah dimulai sejak 10 tahun silam. Katanya, sehari bisa membuat 15 sampai 20 lembar atap rumbia. Untuk bahan bakunya sangat mudah ditemukan di lahan perkebunan dan bahkan tidak mengeluarkan biaya sepersenpun.

“Bahan dasarnya gratis sehingga tidak butuh modal yang besar untuk membuat atap rumbia ini,” katanya.

Neni mengaku, soal harga setiap atap dijual Rp8 ribu per lembar. Dia menjelaskan, anyamannya itu semakin kering makin kuat dan anti bocor. Makanya, sebagian besar pembeli memilih atap yang sudah kering.

“Banyak pembeli dari Kotamobagu, selain untuk gubuk di kebun, banyak lagi digunakan di lesehan-lesehan kafe,” ungkapnya.

Dia menambahkan, soal penjualan juga tidak terlalu sulit, karena kulitas atap tradisionalnya itu cukup bagus.

“Alhamdulillah langganannya sudah ada, meski tidak begitu banyak, namun syukurlah mampu memberikan hasil yang baik, mudah-mudahan ke depan bisa bertahan bahkan berkembang,” pungkasnya. (rza)

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Iskandar dan Deddy Hadiri Musancab PDI Perjuangan se-BMR, Tegaskan Soliditas Partai Menuju 2029

18 Mei 2026 - 18:58 WITA

JBK Korban Dugaan Penipuan Sebut HK Tak Ada Itikad Baik, Berupaya Alihkan Kasus Pidana ke Perdata

14 Mei 2026 - 13:54 WITA

Komisi IV DPRD Muba Gelar RDP Bahas Perlindungan dan Pemenuhan Hak Buruh

13 Mei 2026 - 11:52 WITA

Bupati Iskandar Kamaru Hadiri Rakor KPK dan ATR/BPN

13 Mei 2026 - 11:47 WITA

HK Anggota DPRD Kotamobagu Diperiksa Kasus Dugaan Penipuan Rp300 Juta, Korban Dijanjikan Proyek

12 Mei 2026 - 12:10 WITA

Pemkab Muba Dorong Percepatan Penyelesaian AGHT Tol Trans Sumatera

6 Mei 2026 - 16:08 WITA

Trending di Berita Daerah