Menu

Mode Gelap
Olimpiade Tokyo 2020: Kandas di Tangan Chen Long, Anthony Sinisuka Ginting Gagal ke Final Pesawat Sriwijaya Air Rute Jakarta-Pontianak Hilang Kontak

Berita Politik · 4 Jan 2024 06:40 WITA ·

Sekolah Digaji Lulus Dapat Kerja, Program Bagus Ganjar- Mahfud


 Sekolah Digaji Lulus Dapat Kerja, Program Bagus Ganjar- Mahfud Perbesar

Kroniktotabuan.com – Jika Ganjar Pranowo dan Mahfud MD menang dalam Pilpres, duet paslon nomor urut 3 itu bakal menyediakan anggaran gaji saat menjalani magang dan insentif bagi guru.

 

Pasangan ini, juga akan memfasilitasi sertifikasi kompetensi dengan menggandeng KADIN Indonesia dan industri terkait. Selain itu, pasangan ini juga berjanji akan memberikan bantuan modal bagi mereka yang memutuskan untuk membangun usaha sendiri setelah lulus.

 

Untuk merealisasikan program tersebut pasangan Ganjar-Mahfud akan menyiapkan anggaran sebesar Rp 12,55 triliun pertahun. Alokasi anggaran, menurut Ganjar-Mahfud, terbagi atas dua yaitu, gaji magang siswa-siswi SMK tahun akhir sebesar Rp 12,48 triliun dan insentif guru sebesar Rp 76 miliar.

 

Ganjar-Mahfud berkomitmen mencetak tenaga kerja terampil sesuai kebutuhan industri, melalui program unggulan ‘Sekolah Digaji, Lulus Pasti Kerja’.

 

Menurut Ganjar-Mahfud, program ini dicapai dengan melakukan transformasi pendidikan vokasi, dengan fokus pada future skills dan keterampilan, dengan melibatkan kolaborasi antar lembaga pemerintah dan industri.

Program ini mendapat apresiasi dari pengamat Politik Emrus Sihombing.

 

“Saya setuju juga (program ini), karena pendidikan vokasi harus dikedepankan. Betul pendidikan konseptual, teoritikal dan filosofis perlu (dikedepankan juga), tetapi di sisi lain masyarakat kita harus dibikin profesional skill yang bisa diterapkan, melalui pendidikan vokasi,” ujar Emrus, Selasa (2/1/2024).

 

Selain mencetak tenaga terampil, melalui program ini, Ganjar-Mahfud ingin anak-anak muda Indonesia mendapatkan benefit berupa upah sejak masih duduk di bangku sekolah.

 

Program ini, menurut Ganjar-Mahfud, bisa dieksekusi dengan melibatkan banyak pihak seperti lembaga Pemerintah, Industri dan KADIN.

“Hal ini dilakukan dengan melibatkan kolaborasi antar lembaga Pemerintah, Industri, KADIN dan pemangku kepentingan lain,” jelas Ganjar, Senin (1/1/24).***

 

Sumber: Gesuri

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Kejari Kotamobagu, Apa Kabar Penanganan Dugaan Korupsi Dana Hibah di Bawaslu?

5 Mei 2026 - 14:00 WITA

Dugaan Korupsi Dana Hibah di Bawaslu Kotamobagu, Kejari Tunggu Perhitungan Kerugian Negara

16 April 2026 - 14:46 WITA

Baru 9 Bulan Saptono Sudah Diganti dari Kajari Kotamobagu, Penanganan Dugaan Korupsi di Bawaslu Belum Tuntas

14 April 2026 - 14:58 WITA

Sulut Diguncang Gempa 7,6 SR Potensi Tsunami, Gubernur YSK Imbau Warga Tetap Tenang

2 April 2026 - 09:11 WITA

Penyidikan Dugaan Korupsi Dana Hibah Pilkada Kotamobagu di Bawaslu Terus Jalan, Kejari Segera Tetapkan Tersangka?

12 Maret 2026 - 06:34 WITA

Pemkot Kotamobagu Tetapkan Deadline Proposal Pasar Senggol, Tegaskan Penertiban Pasar Bayangan

9 Maret 2026 - 13:50 WITA

Trending di Berita Daerah