BOLMONG- Menopang ketahanan pangan di setiap wilayah yang tersebar di Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) kembali menyalurkan bantuan paket sembako tahap III yang bersumber dari APBD kepada masyarakat, Kamis (9/7/2020).
Dimulai di wilayah Dumoga Bersatu, penyerahan bantuan secara simbolis kompak dilakukan oleh tiga pimpinan daerah, Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow, didampingi Wabup Yanny Ronny Tuuk dan Ketua DPRD Bolmong Welty Komaling.
Sebelumnya pada penyaluran bantuan tahap I dan II, ketiganya juga kompak dan turun langsung di tengah masyarakat.
“Ini merupakan kolaborasi yang baik dari pihak eksekutif dan legislatif dalam mengawal serta memastikan bantuan ini sampai kepada masyarakat dan tepat sasaran,” ucap Yasti.
Yasti menjelaskan, Bolmong adalah Kabupaten pemberi bantuan paling besar kepada masyarakat jika dibandingkan dengan Kabupaten/Kota lain di Sulawesi Utara (Sulut).
“Tidak tanggung-tanggung, bantuan ini akan diberikan sampai Desember 2020 mendatang,” ujar Yasti.
Selain itu, untuk membantu para kelompok tani (Poktan) di Bolmong, Pemkab juga turut menyerahkan bantuan bibit jagung Bisi-18.
“Tak hanya itu, kita juga berikan bantuan bibit padi, beserta pupuk,” kata Yasti.
Di setiap kunjungan Bupati Yasti di 15 Kecamatan, dia selalu menyuarakan jargon Orang Desa Sehat Kuat lawan Covid-19.
“abantuan masker juga telah dibagikan kepada seluruh masyarakat Bolmong, setiap orang mendapatkan 2 masker bantuan dari Pemkab Bolmong dan Pemprov Sulut. Dengan adanya berbagai bantuan ini mudah-mudahan sampai dengan Desember mendatang Orang Desa Sehat Kuat bisa menang lawan Covid-19,” tukasnya.
Ia pun bersyukur bahwa masyarakat Bolmong masih taat dengan anjuran Pemerintah serta mematuhi protokol kesehatan di tengah situasi Pandemi Covid-19
“Saya juga mengimbau kepada setiap masyarakat yang akan melaksanakan pesta pernikahan agar tidak melaksanakan acara besar, cukup sah di pemerintah dan agama. Mengingat saat ini pemerintah belum menganjurkan seluruh kegiatan yang mengumpulkan orang banyak,” imbau Yasti.
Adapun jenis bantuan yang diberikan berupa, beras 35 kilogram per KK, paket sembako lainya berupa gula, minyak goreng, dan ikan kaleng, selanjutnya pemkab juga menambahkan bantuan bibit padi, bibit jagung Bisi-18 beserta pupuk. (len)




