KRONIK TOTABUAN – Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sam Sachrul Mamonto mengapresiasi dampak dari pelaksanaan Java Culture Fest (JCF) 2022 yang digelar oleh Desa Purworejo dan Liberia Bersatu di Lapangan Arjuna, Desa Purworejo, Kecamatan Modayag, Minggu (19/6/2022).
Dimana efek pelaksanaan iven tersebut secara langsung berdampak positif dalam berbagai aspek.

“Eksposure dari pelaksanaan iven tersebut sangat jelas berdampak terhadap berbagai sektor yang tentunya positif bagi ekonomi dan wisata di Boltim,” ucap Sachrul, Senin (20/6/2022).
Baca Juga: Bupati Minsel: Terima Kasih Bupati Limi dan Masyarakat Bolmong
Menurut Sachrul, dampak dari digelarnya iven tersebut bisa terlihat dari jumlah kunjungan wisatawan yang datang di iven tersebut.
“Bisa dilihat antusiasme masyarakat yang datang di iven tersebut sangat tinggi, jumlah pengunjung yang membludak bisa terlihat di lokasi kegiatan, bahkan banyak pengunjung yang datang dari luar Boltim,” lanjutnya.

Dirinya juga mengatakan bahwa dampak dari digelarnya iven seperti ini jelas bisa dirasakan langsung oleh masyarakat yang berada di sekitar lokasi kegiatan.
“Banyaknya pengujung yang datang juga bisa mendatangkan keuntungan bagi para penjual makanan maupun jenis UMKM yang ada di sekitar lokasi, hal ini jelas bisa mendongkrak penghasilan dari para penjual dan pelaku UMKM secara ekonomi,” jelasnya.
Sedangkan dari segi promosi pariwisata, Sachrul mengatakan bahwa dengan suksesnya iven JCF 2022 ini bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan untuk berkunjung di Boltim.
“Dari suksesnya iven JCF 2022 kemarin, bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan dari daerah lain untuk berkunjung di Boltim, maka dari itu pelaksanaan iven seperti ini juga nantinya akan digalakan oleh Pemkab Boltim dalam rangka memaksimalkan promosi pariwisata yang ada di Boltim,” terang Sachrul.(Retho Bambuena)




