KRONIK TOTABUAN – Sekretaris Daerah (Sekda) Bolmong, Tahlis Gallang membuka penyelenggaraan ujian dinas tingkat I, II dan ujian kenaikan pangkat penyesuaian ijazah, lingkup Pemkab Bolmong, Rabu, 15 Maret 2023.
Sekda Tahlis dalam kesempatan ini turut didampingi oleh Kepala BKPP Bolmong, Umarudin Amba dan Sekretaris BKPP Suipto Tubuon.
Sekda Tahlis dalam kesempatannya menyampaikan kepada semua peserta bahwa ujian dinas bukan formalitas untuk mengubah status pangkat ASN.
“Namanya ujian pasti ada standar nilai kelulusannya, jika peserta tidak mampu melewati standar nilai dari ujian tersebut otomatis tidak akan lulus, begitupun sebaliknya,” ucap Tahlis.
Tahlis juga mengatakan, ujian tersebut memberikan kesempatan kepada ASN yang sudah memenuhi syarat untuk naik pangkat maupun penyesuaian ijazah.
“Manajemen ASN ada pangkat, jika pendidikannya tidak diperoleh maka perlu dilakukan ujian dinas, baik ujian tingkat I dan Tingkat II,” ungkapnya.
Tahlis berharap, semua peserta yang mengikuti ujian tersebut akan mendapatkan hasil maksimal, sehingga bisa lulus dan naik pangkat.
Tahlis juga mengultimatum kepada seluruh peserta bahwa, jika sudah dinyatakan lulus dan berpindah golongan maka perlu untuk dibarengi dengan perubahan pola pikir dan perilaku.
“Jangan sampai pangkatnya tinggi, pola pikir dan perilakunya masih pangkat rendah, itu tidka boleh, karena banyak contoh pangkat tinggi tapi kinerja, disiplin dan perilaku nol besar,” tegas Tahlis.
Pelaksanaan ujian dinas ini dilakukan seprofesional mungkin, dan pihak BKN itu mempercayakan sepenuhnya kepada BKPP Bolmong.
“Sebelumnya ada narasumber dari BKN, nah untuk tahun ini sudah tidak ada lagi karena telah diserahkan sepenuhnya kepada BKPP Bolmong, nah kepercayaan ini tolong dijaga sebaik-baiknya,” imbau Tahlis.
Terpisah, Kepala BKPP Bolmong Umarudin Amba mengatakan, ujian dinas dan penyesuaian ijazah kali ini diikuti oleh 58 peserta.
“Masing-masing terdiri dari 13 peserta dari Bolmut, 5 peserta dari Bolsel dan 4 peserta Boltim, dan sisanya ASN Bolmong,” singkatnya.
Hal ini kata Umarudin, bukan karena daerah tetangga kita tidak menyelenggarakan ujian kedinasan.
“Mungkin menyelenggarakan tapi waktunya sedikit tertunda, karena semisal pengusulan kenaikan pangkat Oktober maka berkasnya harus dipersiapkan 4 bulan sebelumnya,” kata Amba.(Falen)


