KRONIK TOTABUAN – 22 Shelter atau tempet pemberhentian bus yang tersebar di beberapa wilayah di Kotamobagu sudah mulai difungsikan Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu.
Hal ini setelah beberapa waktu lalu Pemkot meluncurkan layanan bus gratis dalam kota bagi warga Kotamobagu.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kotamobagu, Usmar Mamonto saat dikonfirmasi beberapa waktu lalu mengatakan bahwa layanan bus gratis bagi warga Kotamobagu ini nantinya akan melalui 22 unit shelter yang sudah disiapkan Pemkot Kotamobagu.
“Layanan bus gratis ini nantinya akan melalui rute yang sudah diatur untuk menunjang mobilisasi warga Kotamobagu, yakni dengan melewati seluruh shelter yang sudah ada,” ujar Usmar.
Usmar juga menambahkan bahwa warga bisa memanfaatkan layanan bus ini secara gratis.
“Nanti warga bisa memanfaatkan shelter yang sudah ada, sebab nantinya bus ini akan berhenti di setiap shelter untuk memudahkan naik turun penumpang,” ucap Usmar.
“Ada 5 bus yang beroperasi sesuai dengan rute yang sudah ditentukan,” jelas Usmar.
Ia mengatakan bahwa pihaknya sudah mengatur dua rute yang akan dilewati bus Pemkot ini.
“Untuk rute 1, star dari Terminal Bonawang melewati Kelurahan Molinow kemudian masuk pasar Poyowa Kecil, naik ke arah Kelurahan Matali dan berakhir di shelter jalur dua,” ujar Usmar.
Sementara untuk rute kedua bus akan mulai berjalan dari Kelurahan Molinow naik ke arah jalan Adampe Dolot Mogolaing, Kelurahan Gogagoman, Pasar Genggulang, selanjutnya terus ke Kelurahan Upai,.
“Lalu Kelurahan Biga, Togop melewati perkuburan cina kemudian ke arah Jalan Siliwangi Kotobangon dan berakhir di shelter Jalur dua Jalan Paloko Kinalang, sedangkan untuk jam operasionalnmya mulai jam 06:00 WITA – 10:00 WITA, sedangkan untuk jam kedua yakni 12:30 WITA – 15:00 WITA,” terang Usmar.
“Jadi nantinya 5 unit bus ini akan singgah di seluruh shelter yang sudah disiapkan untuk akses penumpang bus yang naik dan turun saat menggunakan layanan ini,” pungkasnya.(Retho Bambuena)



