• Berita Terbaru Sulawesi Utara, Totabuan, Indonesia – KronikTotabuan.com
Selasa, Maret 3, 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
kroniktotabuan.com
  • Berita Nasional
  • Berita Daerah
    • Berita Sulawesi Utara
      • Berita Bolmong
      • Berita Bolmut
      • Berita Boltim
      • Berita Bolsel
      • Berita Kotamobagu
    • Berita Musi Banyuasin
  • Berita Ekonomi
  • Berita Politik
  • Berita Hukum
  • Berita Olahraga
  • Berita Hiburan
    • Artis
    • Film
  • Advertorial
  • Berita Nasional
  • Berita Daerah
    • Berita Sulawesi Utara
      • Berita Bolmong
      • Berita Bolmut
      • Berita Boltim
      • Berita Bolsel
      • Berita Kotamobagu
    • Berita Musi Banyuasin
  • Berita Ekonomi
  • Berita Politik
  • Berita Hukum
  • Berita Olahraga
  • Berita Hiburan
    • Artis
    • Film
  • Advertorial
No Result
View All Result
kroniktotabuan.com
No Result
View All Result
banner pemerintah kota kotamobagu
Home Berita Daerah

Diusir Dari RDG, Satu Keluarga Ini Berharap Bantuan Walikota

by Retho Bambuena
Februari 1, 2018
in Berita Daerah, Berita Kotamobagu
A A
0
Diusir Dari RDG, Satu Keluarga Ini Berharap Bantuan Walikota

Supardi Dondo bersama istri dan anaknya tinggal di tenda darurat ini.

500
VIEWS
Bagikan di FacebookBagikan di TwitterBagikan di Whatsapp
Supardi Dondo bersama istri dan anaknya tinggal di tenda darurat ini.

KOTAMOBAGU– Malang nasib satu keluarga di Kelurahan Upai, Kecamatan Kotamobagu Utara. Supardi Dondo (50), Nuriati Mokodompit (46), serta satu anaknya, terpaksa membuat tenda darurat berukuran 3 x 3 meter, tepat di samping pembuangan sampah di belakang pemukiman warga.

Supardi yang kesehariannya bekerja sebagai petugas kebersihan di SD Negeri 2 Upai, serta istri dan anaknya diusir oleh kepala sekolah dari rumah dewan guru (RDG) yang mereka tempati sejak 2014 lalu.

RelatedPosts

Wabup Rohman Sidak Pasar Randik, Pastikan Harga Sembako di Muba Stabil Selama Ramadan

Safari Ramadan di Pinolosian, Bupati Iskandar Kamaru Ingatkan Persaudaraan dan Keselamatan Nelayan

Tim IV Safari Ramadhan Pemkot Kotamobagu Sholat Tarawih Bersama Warga Pontodon Timur

“Kami terpaksa pindah dan buat tenda pakai terpal dengan dinding kain saja asal keluarga saya bisa tidur dan berteduh. Kami diusir, saya sudah meminta tolong ke pak kepsek, beri saya waktu untuk membangun rumah meski hanya darurat. Namun, pak kepsek marah dan memaksa bahkan mengancam akan memporak-porandakan barang kami di RDG,” ujar Supardi.

Di tenda, setiap malam satu keluarga ini terpaksa menahan rasa dingin, gigitan nyamuk hingga basah saat diguyur hujan. Tak hanya itu, bau sampah di selokan dekat tenda mereka, menemani keseharian mereka.

“Dengan terpaksa karena kami tidak memiliki tenpat tinggal, kami membuat tenda dari tanah milik warga yang membantu kami, untuk sementara waktu,” katanya.

Saat hujan turun, terkadang mereka merasa hawatir dari gangguan hewan. Tak hanya itu, terkadang satu keluarga ini merasa sakit perut karena kedinginan saat tidur malam.

“Saya sangat kecewa, saya dan keluarga tau diri, kalau kami memang hanya bekerja sebagai petugas kebersihan di sekolah dan hanya menumpang di RDG yang rusak, sambil istri saya berjualan. Permohonan saya ke Kepsek tidak dihiraukan. Saya merasa sedih, saya dan keluarga diperlakukan layaknya bukan manusia,” katanya

Baca Juga  Warga: Ibu Tatong Jarang ke Hajatan Tapi Ketika Datang Bawa Hasil Bukan Kampanye

Sudah seminggu, keluarga ini tinggal di tenda tersebut. Saat ini Supardi, bekerja serabutan, bahkan melawan rasa takut saat memanjat pohon kelapa hanya untuk bisa memenuhi kebutuhan makan keluarganya.

“Semua pekerjaan asal halal saya kerjakan saat ini. Saya sedang berusaha untuk membangun rumah sederhana yang layak bagi keluarga saya, meski semua tenaga saya habis,”

Dengan nada sedih dan sempat menagis saat diwawancarai Kronik Totabuan, mereka berharap Walikota Tatong Bara, bisa membantu keluarga mereka.

“Harapan saya terakhir, Ibu Walikota kami, Ibu Tatong bisa memberikan bantuan. Kami tidak mengharapkan bantuan yang besar, minimal kami dapat tempat tinggal yang layak hingga masa tua saya dan istri saya, dan juga untuk anak saya,” harapnya. (rza)

banner pemerintah kota kotamobagu
Tags: Diusir dari RDGSD Negeri 2 KotamobaguTatong Bara
Retho Bambuena

Retho Bambuena

Next Post
Lantik TP PKK Bolmong, Bupati: Harus Bisa Berprestasi

Lantik TP PKK Bolmong, Bupati: Harus Bisa Berprestasi

  • 33 Pejabat Sulut yang Job Fit Hanya 22 Ikut Asesmen di BKN, Berikut Daftarnya!

    33 Pejabat Sulut yang Job Fit Hanya 22 Ikut Asesmen di BKN, Berikut Daftarnya!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tinggal Tunggu Pergub, Dikda Sulut Jamin TPG 13 dan THR TPG 2025 Segera Dibayarkan ke Guru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diduga Ada Penyimpangan Dana BOS, Para Guru Laporkan Kepala SMA Negeri 2 Kotamobagu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bongkar Korupsi di Bawaslu Kotamobagu, Penyidik Temukan Rp300 Juta untuk Beli 100 Buku

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sidang Kasus Hibah GMIM Berakhir, Ini Putusan Lengkap untuk Lima Terdakwa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Logo Utama
Logo Dewan Pers
Dewan Pers
No: 1014/DP-Verifikasi/K/V/2022 Verified
Logo AMSI
Anggota AMSI
No Result
View All Result
  • Harga Emas Hari Ininew
  • Live StreamingTV
  • Klasemen Sepak Bolanew
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Visi dan Misi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • RSS KRONIKTOTABUAN
  • Karir
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Survei Pembaca

© 2025 PT. Media Moroton Morigon

No Result
View All Result
  • Berita Nasional
  • Berita Daerah
    • Berita Sulawesi Utara
      • Berita Bolmong
      • Berita Bolmut
      • Berita Boltim
      • Berita Bolsel
      • Berita Kotamobagu
    • Berita Musi Banyuasin
  • Berita Ekonomi
  • Berita Politik
  • Berita Hukum
  • Berita Olahraga
  • Berita Hiburan
    • Artis
    • Film
  • Advertorial

© 2025 PT. Media Moroton Morigon

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In