
BOROKO- Puluhan guru yang bertugas menyelenggarakan program pendidikan nonformal di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), mengeluhkan tunjangan kinerja atau tambahan penghasilan pegawai (TPP) yang tak kunjung dicairkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Bolmut.
Para guru yang belum menerima TPP ini bertugas di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Bolmut.
“Sampai akhir bulan Maret ini, tingal kami yang di SKB belum merima TPP. Sementara guru lainnya di SD, SMP dan SMA sudah menerima TPP,” ujar sejumlah guru di SKB di Bolmut, Selasa (27/3/2018).
Para guru berharap Dikbud Bolmut secepatnya mencairkan TPP. “Banyak kebutuhan sehari-hari yang harus kami penuhi dan kami berharap di TPP itu,” keluh para guru.
Menanggapi itu, Anggota Komisi I DPRD Bolmut, Abdul Eba Nani, mengaku sudah dihubungi salah satu guru SKB soal TPP yang belum dicairkan.
“Untuk itu sebagai mitra kerja saya mendesak kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bolmut agar secepatnya memproses pencairan TPP bagi para guru SKB,” kata Eba.
Wakil rakyat dari Daerah Pemilihan II (Bolangitang Barat-Bolangitang timur) ini juga sudah menghubungi Kepala Dinas Dikbud Bolmut tapi belum direspon.
Kepala Dinas Dikbud Bolmut, Abdul Nazarudin Maloho, saat dikonfirmasi membantah jika TPP guru di SKB belum dicairkan.
“Ooh..!!! Setau saya belum lama ini TPP guru SKB itu sudah dicairkan,” kata Maloho ditemui di lokasi Musrenbang siang tadi. (vid)




