Berita Bolsel

KPU Gelar Rakor dan FGD Debat ke-3 Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bolsel

Foto Berita Bolsel

BOLSEL – Komisi Pemilihan Umum (Kpu) Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Debat ke 3 bersama dengan Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan tahun 2020,  Rabu (25/11/2020).

Rapat Koordinasi persiapan debat publik atau debat terbuka ketiga antar pasangan calon bupati dan wakil bupati bolaang mongondow selatan pemilihan tahun 2020 ini, mengusung tema “Meningkatkan Pelayanan Kesejahteraan Masyarakat”.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Liaison Officer (LO) Pasangan Calon (Paslon), Kapolres Bolmong Selatan yang diwakili oleh Kasat Ops dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Bolsel, bertempat di Queen Resto Sondana.

Ketua Divisi Teknis Penyelenggara, Fijey Bumulo SE mengatakan, hasil kesepakatan debat ke-3 calon bupati dan wakil bupati, pelaksanaan bertempat di manado.

“Adapun, hasil kesepakatan pelaksanan debat ke-3 dilaksanakan di Kota Manado pada Jumat 27 November 2020 pukul 20.00 wita bertempat disalah satu hotel bintang 5,” ungkapnya.

Selain itu, ditempat yang sama juga dilaksanakan Fokus Group Diskusi (FGD) yang membahas tentang adanya keterlibatan publik terhadap proses pembuatan materi, dan design yang diangkat pada debat ke-3.

Foto Berita Bolsel

FGD dihadiri oleh tim penyusun dalam debat ke-3, diantaranya Prof Grevo Gerung, Wakil rektor unstrat manado, DR Arter Datunsolang Msi, Akademisi aktivis lingkungan, Dr Musdalifah Dachrud MSi, Wakil rektor IAIN Manado, Rini Pakay SPi Msi, Aktivis perempuan BMR, dari LSM BOBATO, hadir juga Hi Wahyudin Ukoli SPdi Aktivis Demokrasi Sulut yang juga mantan Ketua JPPR Sulut dan stakeholder Bolsel Delvian Tanta, Ketua Pemuda Muhamadiyah, Perwakilan Kemenag Bolsel Djamaludin Lamato serta Indrajaya Mokoagow Ketua BKPRMI Bolsel.

“Hasil dari pembahasan yaitu merumuskan tema dan design debat yang sehubungan dengan isu-isu aktual di bolmong selatan,” kata Fijey.

Dia menambahkan, dalam visi misi yang dipaparkan oleh kedua pasangan calon maupun yang ditanyakan oleh tim penyusun, itu sehubungan dengan kesiapan dan inovasi yang akan dilakukan oleh pasangan calon dalam meningkatkan pelayanan pada masyarakat dan mensejahterakan masyarakat bolmong selatan,” pungkasnya. (diksi)

To Top