
BOROKO– Kurangnya pasokan pupuk bersubsidi di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), membuat Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bolmut menyambangi Dinas Pertanian Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) untuk berkonsultasi terkait permasalahk itu.
Ketua Komisi II DPRD Bolmut, Rahman Dontili mengatakan, pihaknya sudah menayakan langsung kekurangan pupuk bersubsidi di Bolmut kepada Dinas Pertanian Sulut.
Dia juga menjelaskan, bahwa kebutuhan pupuk bersubsidi untuk Kabupaten Bolmut sebanyak 579 ton namun yang ada hingga Maret ini baru 472.
“Itu artinya, Bolmut butuh tambahan kuota pupuk bersubsidi,” kata Dontili, Rabu (21/3/2018).
Dia menambahkan, kunjungan ke Dinas Pertanian Sulut merupakan tindak lanjut dari keluhan masyarakat.
“Di sana kami dapat penjelasan bahwa kuota total pupuk bersubsidi untuk Sulut sekitar 19.000 ton. Itu yang akan disalurkan di 15 kabupaten/kota di Sulut, termasuk Bolmut. Sedangkan untuk penyaluran pupuk NPK akan disalurkan pada 20 Maret ini karena kuota untuk Sulut ada 150 ton yang belum disalurkan,” pungkasnya. (vid)



