Berita Bolsel

Sinergitas Program ODSK, Bolsel Gelar Pasar Murah Bantu Warga Terdampak Pandemi

Pasar Murah

BOLSEL – Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi (Disperindagkop) dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), bekerjasama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), menggelar Pasar murah bersubsidi, Kamis (25/6/2020).

Pasar murah ini dipusatkan di 4 titik yakni, di Desa Ilomata, Desa Sondana, Desa Salongo dan Desa Biniha, dengan tetap mengutamakan penerapan standar protokol kesehatan untuk pencegahan Covid-19.

Hadi dalam pembukaan kegiatan Kepala Disperindag Sulut Drs Edwin Kindangen, Kadisperindagkop Bolsel Alsyafri Kadullah, Kasi Pengawasan dan Pengendalian Konsumen Disperindag Sulut Arnold Kindangen, Sumitro Paidiko Camat Pinolosian, Noldy Tangahu Camat Helumo, serta pejabat dan staf Di Disperindagkop Bolsel.

pasar murah di bolsel

Menurut, Kepala Disperindagkop dan UKM, Alsyafri Kadullah, kegiatan pasar murah yang diadakan itu, merupakan program rutin dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulut bekerjasama dengan Disperindagkop dan UKM Bolsel.


“Dalam pelaksanaan pasar murah ini, kami mengutamakan protokol kesehatan. Sehingga pembeli tidak terlibat transaksi langsung dengan petugas. Melainkan lewat langsung Sangadi dan aparat desa lewat sistem pre orde,” ujar Kadullah.

Dijelaskannya, setiap desa diberikan kuota 150 paket, sehingga total 600 paket untuk Bolsel dalam setiap paket terdiri dari beras 5 kilo gram, gula 4 kilo gram dan minyak kelapa 3 kilo gram. Harga pasaran per paket adalah Rp130.500. Namun dalam pasar murah ini, ada subsidi dari pemerintah sejumlah Rp36.000 sehingga harga di masyarakat menjadi Rp94.500.

“Kami berharap Pasar murah ini bisa dimanfaatkan oleh masyarakat yang membutuhkan, ini bentuk perhatian pemerintah terhadap kondisi masyarakat karena pandemi ini,” jelasnya.

Sementara itu, ditempat yang sama Kadisperindag Sulut Edwin Kindangen mengatakan, jika hal ini merupakan bentuk perhatian dari bapak Gubernur Olly Dondokambey dan Steven Kandouw.

“Kegiatan ini kami laksanakan di 15 Kabupaten dan Kota serta diawasi oleh inspektorat daerah. Semoga ini bisa meringankan beban masyarakat” singkatnya. (wdm/ahr)

To Top