KRONIK TOTABUAN – Terkait kematian BT (7), salah satu siswa madrasah di Kotamobagu pada Minggu (12/6/2022), polisi masih terus melakukan pemeriksaan kepada 9 teman korban.
Pemeriksaan terhadap 9 teman korban dilakukan dengan didampingi didampingi oleh UPTD Dinas Perlindungan Anak Kotamobagu dan para orang tua.
Saat ini, kasus kematian salah satu siswa madrasah di Kotamobagu menjadi perhatian publik.
Pasalnya, kasus ini diduga melibatkan sejumlah anak di bawah umur dan sama-sama berstatus pelajar sama seperti korban.
Baca Juga: Seorang Siswa Madrasah di Kotamobagu Meninggal Dunia, Diduga Korban Bullying, Keluarga Cari Keadilan
Polisi menerangkan jika kasus ini adalah penganiyaan.
Dikutip dari tribratanews.polreskotamobagu.com, Selasa (14/6/2022), Kapolres Kotamobagu AKBP Irham Halid SIK melalui Kasi Humas Iptu I Dewa Dwi Adyana menjelaskan, penyidik masih terus melakukan pemeriksaan.
“Dari hasil pemeriksaan, penyidik menduga ada beberapa pelajar sebagai pelakunya, namun karena masih di bawah umur, sehingga para pelaku masih dalam pengawasan orang tua sambil menunggu proses penyidikan selesai,” ujar Iptu Dewa. (Reto Bambuena)




