Advertorial

Upaya Yasti dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan, Kawasan Industri, Bandara serta Jaminan Kamtibmas di Wilayah Bolmong

Foto Advertorial

KRONIK TOTABUAN – Sepanjang tahun 2020-2021 Kabupaten Bolmong di bawah kepemimpinan Bupati Yasti Soepredjo Mokoagow banyak menghasilkan capaian luar biasa untuk kemajuan daerah.

Misalnya menghadirkan berbagai faktor penunjang infrastruktur baik di bidang pendidikan, peningkatan ekonomi melalui kawasan industri, bandara maupun jaminan Kamtibmas di wilayah Bolmong.

Pertama dalam bidang pendidikan, Bupati Yasti diapresiasi oleh Kakanwil Kementrian Agama (Kemenag) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Anwar Abubakar, karena telah menghibahkan lahan seluas 10 hektar guna menunjang sarana pendidikan yang berkualitas melalui pembangunan dan pengembangan fasilitas pendidikan Madrasah Aliyah Kejuruan Negeri (MAKN) di Bolmong.

Selain itu,ia juga berharap agar Kemenag harus pula membangun Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) di Bolmong. Karena menurutnya banyak anak-anak Mongondow yang melanjutkan jenjang pendidikannya di STAIN Kota Manado, Sementara daya tampungnya terbatas. Dengan adanya STAIN di Bolmong. anak-anak kita tak perlu lagi jauh-jauh keluar kota untuk melanjutkan pendidikannya.

Foto Advertorial

Hadirnya MAKN di Kabupaten Bolmong terbilang spesial dikarenakan, sekolah kejuruan tersebut hanya terdapat 2 di Indonesia, yang pertama di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dan di Kabupaten Bolaang Mongondow.

Selain itu, belum lama ini Pemkab Bolmong juga telah menerima investor asal Negara Perancis di bawah naungan Kawasan Industri Mongondow (Kimong) untuk meninjau secara langsung lahan yang cocok untuk pengembangan investasinya terutama di sektor pertanian.

Foto Advertorial

Menurut Kepala Bappeda Bolmong Taufik Mokoginta, investor dari Perancis tersebut merupakan pemilik perusahaan terbesar ketiga di negara tersebut.
“Investor perancis ini bernaung di PT. Kimong Grup. Kami menyampaikan langsung beberapa lahan yang strategis untuk ditanami tanaman jagung dan kopi. Saat ini investor yang akan masuk di Bolmong kurang lebih ada 100 investor, yang diprediksi nilai investasinya mencapai Rp164 Triliun,” kata Taufik.

Taufik menjelaskan, lahan yang disiapkan oleh Pemda Bolmong untuk berinvestasi yang merupakan tanah daerah itu seluas 3.400 hektar.

“Ini akan menjadi saham milik Pemda, warga Bolmong patut berterima kasih kepada Bupati Yasti Soepredjo Mokoagow yang telah menggagas program yang sangat bermanfaat dan menguntungkan daerah dan masyarakat Bolmong khususnya. Dampak dari ini semua yang akan merasakan tentu anak cucu kita kelak nanti,” ujarnya.

Bandara Loloda Mokoagow pun saat ini tengah digenjot. Proyek Nasional ini, masuk dalam program prioritas Gubernur Sulut, Olly Dondokambey – Steven Kandouw, bahkan untuk menjamin selesainya proyek ini telah dimasukan dalam RPJMD 2021 – 2026.

Foto Advertorial


Hingga saat ini, pembangunan bandara Loloda Mokoagow di Desa Lalow, Kecamatan Lolak tersebut telah menelan anggaran hingga Rp 36.621.000.000. jumlah anggaran tersebut terbagi dalam 4 tahun anggaran yang dimulai sejak tahun 2018.

Sekretaris Dinas Perhubungan, Zufadli Binol mengungkapkan, Besarnya anggaran yang digunakan disebabkan adanya pekerjaan penimbunan runway sepanjang kurang lebih 3000 Meter.

Pembangunan bandara Loloda Mokoagow yang terus dilakukan tidak lepas dari lobi Bupati Bolmong ke Pemerintah Provinsi dan Pemerintah pusat. pembangunnya pun diperkirakan akan dilaksanakan hingga tahun 2024 dengan total anggaran mencapai Rp 471.791.000.000.

Foto Advertorial

Tak hanya itu, guna menjamin Keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukum Bolmong, Pemkab Bolmong di bawah kepemimpinan Bupati Yasti pun menghibahkan tanah seluas 5 hektar dan tambahan 1 hektar kerjasama dengan PT. jRBM untuk pematangan lahan guna pembangunan Mako Polres Bolmong.

Dengan dibangunnya Polres Bolmong, ia meyakini akan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat daerah tersebut.

“Karena dengan hadirnya Polres di Bolmong mampu memberikan suatu dorongan bagi para investor sehingga, tidak ada lagi keraguan berinvestasi di Kabupaten Bolmong karena kondisi Kamtibmas akan sangat teratasi,” jelas Yasti.

Foto Advertorial

Terkait akan hal itu, upaya Bupati pun diapresiasi oleh Kapolda Sulut Irjen Pol Nana Sudjana, menurutnya tak mungkin terealisasinya Mako Polres tersebut tanpa ada dukungan dan support penuh dari pimpinan daerahnya.

Ia juga berharap agar Kapolres Bolmong bersama anggota Polri di wilayah tersebut bisa memaksimalkan pembangunan Mako Polres hingga akhir tahun 2021.

“Harus tapat waktu dan disesuaikan betul hingga akhir tahun nanti, agar dalam proses pembangunan jangan sampai kita kena penalti. Selain itu, saya juga berharap terkait pelayanan, perlindungan serta pengayoman kepada masyarakat harus lebih ditingkatkan kembali sehingga aktifitas masyarakat bosa berjalan dengan nyaman dan masyarakt pun bisa tidur dengan nyenyak,” tutupnya

Sekedar diketahui, sebelumnya Bupati Yasti juga telah menyerahkan dokumen penetapan lokasi tanah hibah seluas 30 hektar untuk pembangunan kantor Korem dan menghibahkan lahan seluas 2,5 hektar untuk dibangun kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) di Bolmong.(adv/len)

Jangan lupa bagi para pembaca bisa baca berita selanjutnya dan pantau situs KronikTotabuan.com yang akan terus memberikan informasi menarik lainnya.

Berita Populer

To Top