KRONIK TOTABUAN – Yasti Soepredjo Mokoagow pamit mengangkhiri masa tugasnya sebagai Bupati Bolaang Mongondow periode 2017- 2022 di hadapan ribuan anggota Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) se-Sulawesi Utara (Sulut), Sabtu (21/5/2022).
Yasti pamit di hadapan ribuan orang yang hadir mengikuti dzikir dan doa bersama BKMT se-Sulut yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolmong di lapangan kantor bupati, Kecamatan Lolak.
Kegiatan itu juga dirangkaikan dengan pelepasan Yasti Soepredjo Mokoagow dan Yanny Ronny Tuuk sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bolmong periode 2017-2022.
Baca Juga: 11 Tahun Lalu Kalah di Pilkada, Kini Limi Mokodompit Bersiap Dilantik Jadi Pejabat Bupati Bolmong
Turut hadir pada kegiatan ini Gubernur Sulut Olly Dondokambey yang diwakili Kepala Biro Perekonomian Sulut Lukman Lapadengan, Forkpimda, BKMT se-Sulut, dan masyarakat Bolmong.
Yasti dalam penyampaiannya mengaku terharu karena di ujung masa kepemimpinannya mendapat support penuh dari masyarakat Bolmong khususnya BKMT.
“Saya bahagia betul dan Alhamdulillah di penghujung masa jabatan saya, ribuan BKMT hadir bersilaturahim dan turut mendoakan saya agar selalu diberikan jalan terbaik selepas jabatan saya sebagai bupati.”
“Insyallah juga saya bersedia mewakafkan diri saya untuk berhiat di jalan Allah SWT untuk BKMT Sulut, wabil khusus BKMT BMR,” ungkap Yasti.
Baca Juga: Di Ujung Kepemimpinan Yasti- Yanny, Pemkab Bolmong Raih WTP Kedua
Di kesempatan itu Yasti juga menyampaikan permohonan maaf selama dirinya dan Wabup Yanny Tuuk memimpin pemerintahan, banyak hal yang tak berkenan di hati masyarakat Bolmong.
Yasti juga mengakui masih banyak kekurangan dalam melaksanakan tugas, meski terus berusaha memberikan yang terbaik untuk kemajuan dan kesejahteraan di daerah ini.
“Sebagai manusia biasa saya dan Pak Yanny masih banyak kekurangan. Karena kami meyakini kesempurnaan hanya milik Tuhan yang maha kuasa.”
“Dari hati, kami berterima kasih atas doa dan dukungan semua masyarakat Bolaang Mongondow selama lima tahun bertugas dari tahun 2017-2022. Mohon maaf apabila kami bertugas menyakiti hati orang lain, menyakiti masyarakat. Itu di luar keinginan kami. Satu harapan kami, Bolaang Mongondow semakin maju ke depan,” ungkap Yasti.
Dirinya juga mengapresiasi kepada Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan Wagub Sulut Stevem Kandow karena telah tulus ikhlas memberikan bantuan, masukan, hingga koreksi dalam rangka perbaikan Bolmong yang lebih baik. (Falen Mokodongan)




