Menu

Mode Gelap
Olimpiade Tokyo 2020: Kandas di Tangan Chen Long, Anthony Sinisuka Ginting Gagal ke Final Pesawat Sriwijaya Air Rute Jakarta-Pontianak Hilang Kontak

Berita Daerah · 22 Jan 2018 10:15 WITA ·

Empat Sekolah di Kotamobagu Terima Adiwiyata Tingkat Provinsi


Empat Sekolah di Kotamobagu Terima Adiwiyata Tingkat Provinsi Perbesar

Walikota Tatong Bara menyaksikan penyerahan penghargaan kepada sekolah penerima Adiwiyata tingkat provinsi.

KOTAMOBAGU– Pemkot Kotamobagu kembali menerima penghargaan Sekolah Adiwiyata dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), sebagai daerah yang berhasil menerapkan kebersihan dan kesehatan lingkungan sekolah tingkat provinsi.

Penyerahan penghargaan dipusatkan di SDN 1 Poyowa Kecil, Kecamatan Kotamobagu Selatan.Empat sekolah di Kotamobagu yang menerima penghargaan ini, yakni SDN 1 Poyowa Kecil, SDN 1 Molinow, SDN 3 Mogolaing dan SMA 3 Kotamobagu.

“Kita masuk sebagai juara pada program sekolah Adiwitaya. Di Sulut, ada 11 sekolah yang masuk pada penerima penghargaan dan Kotamobagu berhasil masuk dengan sekolah terbanyak yang meraih prestasi ini,” kata Walikota Tatong Bara, Senin (22/1/2018), usai menghadiri penyerahan penghargaan ini.

Lanjut Tatong, diraihnya penghargaan tersebut, tidak lepas dari peran masyarakat yang selalu bersama pemerintah dalam membangun daerah bersih dan sehat.

“Tentu penghargaan ini tidak asing lagi bagi kita. Ini sangat istimewa, sebab ada sangkut pautnya dengan Adipura. Menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan sudah menjadi karakter masyarakat di Kotamobagu, dan itu menjadi juga membentuk karakter anak didik kita,” ujarnya.

“Sebelumnya kita mendapatkan juga penghargaan ini tingkat Nasional. Sehingganya penjabaran bank sampah dari sekolah-sekolah sangat penting. Prinsipnya kebersihan adalah milik kita semua, semata-mata tidak mengharapkan penghargaan, tapi bagaimana menjadikan daerah menjadi bersih dan sehat,” tambah Tatong.

Sementara itu, mewakili Gubernur Sulut, Asisten II Pemprov Sulut Rudi Mokoginta mengatakan, dengan kondisi lungkungan yang kerap diterjang bencana, menyadarkan masyarakat untuk menjaga kelestarian lingkungan hidup dan menjaga kebersihan.

“Pendidikan lingkungan hidup adalah alternatif dan solusi meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang fungsi lingkungan hidup. Program ini mendorong terciptanya kesadaran masyarakat melalui warga sekolah, guru, siswa untuk bersama menerapkan pola hidup sehat dan senantiasa menjaga kebersihan lingkungan kita,” ujarnya.

Baca Juga  Terkait Penertiban Pedagang di Akses Masuk Pasar Poyowa Kecil, ini Penjelasan Pemkot

“Kotamobagu sebagai sekolah terbanyak yang berhasil meraih penghargaan ini. 2017 lalu, kami melakukan penilaian dengan empat indikator pada 41 sekolah. Namun, hanya 11 sekolah yang masuk pada kategori ini,” pungkasnya. (rza)

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Pemkab Muba Dorong Percepatan Penyelesaian AGHT Tol Trans Sumatera

6 Mei 2026 - 16:08 WITA

Kejari Kotamobagu, Apa Kabar Penanganan Dugaan Korupsi Dana Hibah di Bawaslu?

5 Mei 2026 - 14:00 WITA

Bupati Bolsel Hadiri Pelantikan Tahlis Gallang Sebagai Sekprov Sulut

4 Mei 2026 - 19:20 WITA

Bhayangkara Fun Run 2026 Jadi Magnet Olahraga, Sekayu Dipadati Pelari dari Berbagai Daerah

4 Mei 2026 - 13:30 WITA

Pemkot Kotamobagu Dukung Pengembangan Kopi Street Katege Moon

30 April 2026 - 14:15 WITA

Ketua TP PKK Kotamobagu Kenakan Kain Lukis Khas Sulut pada Peringatan Hari Kartini

30 April 2026 - 14:12 WITA

Trending di Berita Daerah