Menu

Mode Gelap
Olimpiade Tokyo 2020: Kandas di Tangan Chen Long, Anthony Sinisuka Ginting Gagal ke Final Pesawat Sriwijaya Air Rute Jakarta-Pontianak Hilang Kontak

Berita Hukum · 27 Apr 2018 11:24 WITA ·

ADM Rindu Sekali dengan Ibu


ADM Rindu Sekali dengan Ibu Perbesar

JAKARTA– Aditya Anugrah Moha atau lebih dikenal oleh publik Sulawesi Utara (Sulut) dengan panggilan ADM, kini menjalani hari-harinya di Rumah Tahanan (Rutan) K4 Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta.

Politisi Partai Golkar ini menjalani hukuman karena tertangkap tangan oleh KPK saat menyuap Ketua Pengadilan Tinggi Manado Sudiwardono. Itu dilakukan ADM demi menolong ibunya, Marina Moha Siahaan (MMS), terdakwa kasus korupsi, agar tidak ditahan.

Sudah enam bulan ADM ditahan KPK. Selama itu juga dia tidak pernah bertemu dengan ibundanya yang kini juga ditahan di Rutan Mandaleng, Manado, Sulawesi Utara.

ADM kini tengah menunggu putusan majelis hakim di Pengadilan Tinggi Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta. Banyak keluarga dan kerabat menyempatkan waktu dan memberi dukungan buat ADM selama proses persidangan. Di saat itu pula kerinduannya kepada ibunda semakin kuat.

Dilansir dari tribunnews.com ADM mengungkapkan kerinduannya itu. Sejak ditahan KPK, belum pernah sekali pun dia bertemu dengan ibunnya.

“Saya rindu sekali dengan ibu,” ucap lirih ADM seraya mengelus dadanya, di sela mengikuti sidang, Rabu (24/4/2018) lalu.

Menurutnya, selama ini dirinya hanya mendengar kabar orangtuanya dari tim pengacara yang rutin berkunjung ke Rutan KPK. Sepengetahuan dirinya, ibunya dalam keadaan yang baik dan tetap sehat. Tidak jarang, ibunya juga memberi pesan kepada dia melalui pengacara agar tetap sehat dan terus beribadah.

“Iya, dia (bunda) selalu menyampaikan ke saya agar tetap menjaga kebugaran. Dia juga minta saya untuk salat jangan ditinggalkan,” ucapnya.

ADM menceritakan, seluruh pesan dari ibunya tetap dilaksanakan.

Ketika di Rutan KPK, dia mengaku sebanyak 80 persen kegiatannya adalah ibadah dan olahraga sesama tahanan lainnya. Sementara 20 persen kegiatan, dihabiskan untuk berbincang masalah kasus korupsi dengan rekan tahanan.

Baca Juga  Seperti Ini Protokol Kesehatan di Mal Menurut dr. Reisa

“Tidak saya saja sih. Semua tahanan seperti itu. Hampir sama dengan saya,” jelasnya.

Kegiatan ibadah ADM terlihat selama persidangan berlangsung. Bibirnya tidak berhenti bergerak. Begitu juga dengan jemarinya. Dilihat lebih dekat, selama persidangan, ADM memegang tasbih berwarna gading dan membaca shalawat.

Kegiatan itu, kata dia, sudah menjadi kebiasaan selama sidang berlangsung. Terlebih, tasbih yang dibawanya merupakan pemberian dari ibu.

Kasus suap yang menjerat dirinya, diakui oleh ADM, hanya untuk ibunya seorang. Tidak ada maksud lain, selain membantu kasus hukum yang menimpa orangtuanya itu.

“Semua untuk ibu saya,” tukasnya. (trb/rza)

Sumber: Tribunnews

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Kejari Kotamobagu, Apa Kabar Penanganan Dugaan Korupsi Dana Hibah di Bawaslu?

5 Mei 2026 - 14:00 WITA

Dugaan Korupsi Dana Hibah di Bawaslu Kotamobagu, Kejari Tunggu Perhitungan Kerugian Negara

16 April 2026 - 14:46 WITA

Baru 9 Bulan Saptono Sudah Diganti dari Kajari Kotamobagu, Penanganan Dugaan Korupsi di Bawaslu Belum Tuntas

14 April 2026 - 14:58 WITA

Pertamina Patra Niaga Sulawesi Imbau Masyarakat Gunakan LPG Secara Bijak dan Efisien

6 April 2026 - 15:15 WITA

Kemnaker Buka Lagi Pembinaan K3 Gratis untuk 2.100 Peserta, Lihat Jadwal dan Syarat di Sini!

6 April 2026 - 10:57 WITA

Tidak Ada Kenaikan Harga BBM, Pertamina Jamin Pasokan di Sulawesi Aman

2 April 2026 - 11:29 WITA

Trending di Berita Daerah