Menu

Mode Gelap
Olimpiade Tokyo 2020: Kandas di Tangan Chen Long, Anthony Sinisuka Ginting Gagal ke Final Pesawat Sriwijaya Air Rute Jakarta-Pontianak Hilang Kontak

Berita Hukum · 3 Jun 2019 14:38 WITA ·

Akun Facebook Wakapolres Kotamobagu Diretas, Minta Uang ke Sejumlah Orang


 Akun Facebook Wakapolres Kotamobagu Diretas, Minta Uang ke Sejumlah Orang Perbesar

KOTAMOBAGU– Akun Facebook milik Wakapolres Kotamobagu, Kompol Effendy Tubagus, diretas oleh orang yang tidak bertanggung jawab dan melakukan aksi penipuan melalui pesan Massenger.

Saat dikonfirmasi, Kompol Effendy Tubagus membenarkan hal tersebut.

“Betul akun saya diretas dan mengirim pesan kepada teman-teman Facebook, untuk mengirimkan uang,” ujarnya kepada Kronik Totabuan, Senin (3/6/2019).

Modus dari pelaku tersebut yakni, meminta agar ditransfer uang hingga jutaan rupiah dengan alasan pinjam karena sedang mengalami musibah dan berada di rumah sakit.

“Beruntung belum ada korban yang berani mengirimkan uang,” jelas Effendy.

Ia mengimbau kepada seluruh masyaraakat khususnya yang berteman dengan akun miliknya di Facebook agar tidak percaya dan segera memblokir akun tersebut.

“Jangan percaya apapun modusnya. Akun itu diretas orang dan bukan milik saya lagi. Akan lebih baik diblokir saja dari pertemanan,” pungkasnya. (sav)

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Kejari Kotamobagu, Apa Kabar Penanganan Dugaan Korupsi Dana Hibah di Bawaslu?

5 Mei 2026 - 14:00 WITA

Dugaan Korupsi Dana Hibah di Bawaslu Kotamobagu, Kejari Tunggu Perhitungan Kerugian Negara

16 April 2026 - 14:46 WITA

Baru 9 Bulan Saptono Sudah Diganti dari Kajari Kotamobagu, Penanganan Dugaan Korupsi di Bawaslu Belum Tuntas

14 April 2026 - 14:58 WITA

Penyidikan Dugaan Korupsi Dana Hibah Pilkada Kotamobagu di Bawaslu Terus Jalan, Kejari Segera Tetapkan Tersangka?

12 Maret 2026 - 06:34 WITA

Program SABARMAS Serap Aspirasi Masyarakat di Kelurahan Kotamobagu

6 Februari 2026 - 16:36 WITA

Bongkar Korupsi di Bawaslu Kotamobagu, Penyidik Temukan Rp300 Juta untuk Beli 100 Buku

5 Februari 2026 - 07:56 WITA

Trending di Berita Daerah