BOLMONG– Kesejahteraan masyarakat menjadi prioritas utama bagi seorang pemimpin dalam memimpin suatu daerah. Apalagi sekarang ini Indonesia tengah gencar memerangi pandemi Covid-19 yang hingga saat ini belum ditemukan vaksin anti virusnya.
Di Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) sendiri, sudah berbagai upaya yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) selama pandemi ini terjadi.
Mulai dari menyalurkan bantuan pangan dan sembako guna memenuhi kebutuhan masyarakat, Bantuan Sosial Tunai (BST) hingga bantuan langsung tunai (BLT) yang bersumber dari APBN.

Untuk memastikan bantuan tersebut tepat sasaran, mulai Rabu (17/6/2020) Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow langsung turun lapangan tatap muka dengan masyarakat. Diawali di Kecamatan Lolayan, tepatnya di 4 Desa yakni Desa Tanoyan Utara, Tanoyan Selatan, Mopusi dan Desa Matali Baru.

“Maksud dan tujuan saya berkantor di setiap desa tak lain saya ingin mengetahui apakah bantuan ini dalam penyalurannya tepat sasaran dan benar-benar diberikan kepada yang berhak menerima bantuan atau tidak. Selain itu saya ingin mengevaluasi terkait pembangunan dengan menggunakan Dana Desa yang sudah mulai sejak 2017. Saya ingin lihat apakah audah sesuai dengan perencanaan di APBDes, pelaksanaanya apakah ada yang menyimpang dan lain sebagainya,” kata Yasti menjelaskan.
Dalam kunjungannya Bupati Yasti juga bertukar pikiran dengan masyarakat.

Menariknya, saat kunjunganya di Desa Tanoyan Utara dan Tanoyan Selatan, Bupati Yasti membeber bahwa dia telah mengusulkan ke Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey supaya menjadikan wilayah tambang Potolo dan Monsi agar dijadikan sebagai Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR).
“Saya sudah meminta secara resmi kepada Pak Gubernur agar wilayah Potolo dan Monsi dijadikan WPR. Alhamdulillah Pak Gubernur merespon positif dan menyetujui. Ini sedang dibahas dengan Pemprov Sulut untuk diajukan ke Pemerintah Pusat. Saya menginginkan kesempatan ini digunakan sebaik-baiknya dan saya prioritaskan untuk masyarakat penambang yang ada di Kecamatan Lolayan, lebih khusus masyarakat Tanoyan Utara dan Tanoyan Selatan,” ucapnya.

Selain berkantor di desa, Bupati Yasti juga tak lupa menyempatkan waktu mengunjungi rumah-rumah penduduk guna memastikan apakah bantuan dari pemerintah sudah diterima secara utuh atau tidak oleh warga yang terkena dampak Covid-19.
Hari ini sudah 4 desa dikunjungi dan masih akan berlanjut ke 196 desa dan 2 kelurah yang tersebar di 15 Kecamatan di Bolmong. (len)




