KRONIK TOTABUAN – Akhir tahun 2021, 96 desa di Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) akan menggelar Pemilihan Sangadi (Pilsang) atau Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Bolmong, Deyselin Wongkar, mengungkapkan rencana itu, Senin (12/7/2021).
“Untuk pelaksanaan Pilsang ini, Pemkab Bolmong menyiapkan anggaran sebesar Rp3,9 miliar. Naik dari sebelumnya hanya Rp1,6 milliar. Anggaran itu sudah disetujui namun harus masuk kedalam pembahasan APBD Perubahan,” ujar Deyselin.
Adanya kenaikan anggaran Pilsang karena adanya aturan yang mengharuskan setiap desa yang melaksanakan Pilsang perlu untuk menerapkan protokol kesehatan, sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
“Guna mencegah kerumunan, maka jumlah TPS perlu untuk ditambah, dimana secara otomatis petugas TPS juga bertambah, makanya perlu ada penambahan anggaran,” jelasnya.
Terpisah, Kepala Bidang (Kabid) Pemerintah Desa DPMD Bolmong,
Isnaidin Mamonto mengatakan, tahapan pelaksanaan Pilsang akan berlangsung sekira 5 bulan.
Sehingga kata dia, jika dimulai pada Agustus, maka pelaksanaannya kemungkinan pada Desember.
“Tahapannya 5 bulan, kemungkinan dipastikan hari-H pelaksanaan Pilsang digelar pada Desember mendatang,” singkatnya.
Perlu diketahui, 96 Desa yang melaksanakan Pilsang, diantaranya, Kecamatan Lolak yang paling banyak desa menggelar Pilsang yakni 13 Desa, Kecamatan Poigar 12 desa dan Kecamatan Lolayan 10 desa. (len)




