Menu

Mode Gelap
Olimpiade Tokyo 2020: Kandas di Tangan Chen Long, Anthony Sinisuka Ginting Gagal ke Final Pesawat Sriwijaya Air Rute Jakarta-Pontianak Hilang Kontak

Berita Daerah · 12 Feb 2025 17:00 WITA ·

Workshop Mendongeng di Muba Disambut Antusias, 662 Peserta Terlibat Aktif


Workshop Mendongeng di Muba Disambut Antusias, 662 Peserta Terlibat Aktif Perbesar

MUSI BANYUASIN, kroniktotabuan.com – Suasana penuh semangat dan keceriaan mewarnai kegiatan workshop mendongeng yang berlangsung di Opproom Pemkab Musi Banyuasin, Rabu (12/2/2025).

Dengan bertajuk “Anak Hebat Terlahir dari Orang Tua dan Guru yang Terlibat: Membangun Komunikasi Anak, Orang Tua, dan Guru dengan Pembelajaran Asyik dan Menyenangkan”, acara ini sukses menarik perhatian 662 peserta yang terdiri dari kepala sekolah serta guru PAUD (TK, KB, TPA, dan RA) dari 14 kecamatan di Muba.

Acara ini dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muba, Dr. Drs. H. Iskandar Syahrianto MH., yang mewakili Pj Bupati Muba. Dihadiri, Pengurus DWP Muba, pengurus Persit Kabupaten Muba pengurus ikatan Adiyaksa Dharmakarini, pengurus Bayangkari, pengurus IKATRI Kab. Muba.

Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya mendongeng sebagai metode efektif dalam pembelajaran anak usia dini.

Dengan antusiasme tinggi dari para peserta, lanjutnya diharapkan workshop ini menjadi langkah awal dalam memperkuat metode pembelajaran yang lebih inovatif dan menyenangkan bagi anak-anak di Muba.

“Workshop ini bertujuan meningkatkan keterampilan guru dalam mendongeng agar pembelajaran lebih menarik, tidak monoton, dan sesuai dengan perkembangan anak,” ujarnya.

Turut hadir memeriahkan acara tersebut, Pj Ketua TP PKK sekaligus Bunda PAUD Muba, Hj. Triana Sandi Fahlepi, yang memberikan apresiasi kepada Himpaudi dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muba atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Mendongeng tidak hanya menghibur, tetapi juga menanamkan nilai-nilai moral seperti kejujuran, persahabatan, dan kebaikan. Selain itu, mendongeng juga meningkatkan kemampuan berbahasa, merangsang kreativitas, serta membangun kedekatan emosional antara guru atau orang tua dengan anak,” ungkapnya.

Ia juga mengajak para peserta untuk terus mengembangkan metode pembelajaran yang kreatif dan menyenangkan.

“Mari kita cerdaskan anak bangsa, wujudkan generasi emas yang cerdas dan berkarakter. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus berlangsung dan memberi dampak positif bagi tumbuh kembang anak,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Yuliasari menjelaskan bahwa mendongeng merupakan media pembelajaran yang efektif bagi anak usia dini. “Mendengarkan dongeng dapat meningkatkan keterampilan komunikasi anak, memperkaya kosakata, serta melatih imajinasi dan kreativitas mereka. Selain itu, dongeng juga membantu anak lebih peka terhadap lingkungan sekitarnya,” tandasnya.(fitriana)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Warga Upai Keluhkan Krisis Air Bersih, Pertanyakan Kinerja Dinas PUPR

26 Mei 2026 - 13:44 WITA

Tabligh Akbar Satu Dekade PISB Bolsel, UAS: Layak Dicontoh Daerah Lain di Indonesia

24 Mei 2026 - 11:26 WITA

Iskandar dan Deddy Hadiri Musancab PDI Perjuangan se-BMR, Tegaskan Soliditas Partai Menuju 2029

18 Mei 2026 - 18:58 WITA

JBK Korban Dugaan Penipuan Sebut HK Tak Ada Itikad Baik, Berupaya Alihkan Kasus Pidana ke Perdata

14 Mei 2026 - 13:54 WITA

Komisi IV DPRD Muba Gelar RDP Bahas Perlindungan dan Pemenuhan Hak Buruh

13 Mei 2026 - 11:52 WITA

Bupati Iskandar Kamaru Hadiri Rakor KPK dan ATR/BPN

13 Mei 2026 - 11:47 WITA

Trending di Berita Bolsel