
Banjir Kartu, Burako Alason dan Persin Sinindian Bermain Imbang, Lolos Bersama ke Semifinal TCL 2026
KOTAMOBAGU, kroniktotabuan.com – Burako Alason Ratatotok FC dan Persin Sinindian memastikan diri melaju ke semifinal Totabuan Champions League (TCL) 2026 usai bermain imbang tanpa gol pada laga enam besar yang digelar di Stadion Nunuk Matali, Selasa (28/7/2026).
Laga hidup mati kedua tim berlangsung dalam tempo tinggi sejak peluit awal dibunyikan. Permainan terbuka yang dibalut duel-duel keras membuat pertandingan berjalan sengit, meski hingga skor tetap bertahan 0-0 sampai peluit akhir dibunyikan wasit Supentri Kudio.
Tambahan satu poin dari hasil imbang tersebut sudah cukup mengantarkan Burako Alason dan Persin Sinindian melangkah bersama ke fase empat besar sebagai wakil Grup C. Sekaligus mengubur mimpi Bonawang FC yang harus puas di posisi ke tiga Group C.
Pertandingan diwarnai hujan kartu kuning. Total enam kartu kuning dikeluarkan wasit akibat kerasnya duel antarpemain.
Persin Sinindian menerima tiga kartu kuning yang masing-masing diberikan kepada Randa M. pada menit ke-24, Budi Lasena menit ke-25, dan Riki T. pada masa injury time babak pertama (45+2).
Sementara Burako Alason Ratatotok FC juga mengoleksi tiga kartu kuning melalui Risky M. pada menit ke-26, Risky G., serta Rendi G. pada menit ke-69.
Memasuki babak kedua, kedua pelatih melakukan sejumlah pergantian pemain demi memecah kebuntuan. Persin Sinindian memasukkan Ril Lamusi, Robin N., dan Rendra H. untuk menambah daya gedor.
Burako Alason merespons dengan melakukan rotasi di lini pertahanan maupun penyerangan. Sejumlah pemain baru diturunkan untuk menjaga keseimbangan permainan sekaligus memburu gol kemenangan.
Meski kedua tim silih berganti melancarkan serangan dan menciptakan peluang berbahaya di depan gawang lawan, kokohnya pertahanan masing-masing membuat skor 0-0 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Hasil tersebut memastikan Burako Alason Ratatotok FC dan Persin Sinindian lolos bersama ke semifinal TCL 2026, sekaligus menjaga peluang mereka untuk memperebutkan gelar juara turnamen antarklub bergengsi di Bolaang Mongondow Raya tersebut.***