Menu

Mode Gelap

Berita Daerah

Ini Tanggapan Pemkot Terkait Tuntutan Rukun Pedagang Eks Pasar Ikan Gogagoman


16 Nov 2023 14:21 WITA


 Ini Tanggapan Pemkot Terkait Tuntutan Rukun Pedagang Eks Pasar Ikan Gogagoman Perbesar

Kotamobagu, Kroniktotabuan.com – Senin, 13 November 2023, Rukun pedagang eks pasar ikan Gogagoman membuat gebrakan dengan menggelar aksi protes di Aula Kantor Wali Kota Kotamobagu.

Mereka menuntut pencabutan Keputusan Wali Kota Nomor 215 Tahun 2022 yang menghentikan operasional pasar Serasi dan pasar ikan di kelurahan Gogagoman.

Aksi yang dipimpin oleh Sukamulia Ando Lobud ini menarik perhatian pejabat Pemerintah Kota Kotamobagu, termasuk Asisten II Adnan Masinae, S.Sos., M.Si, Asisten I Nasli Paputungan, dan Kepala Disdagkop – UKM Ariono Potabuga, serta beberapa pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Dalam pertemuan tersebut, Ando Lobud menyampaikan petisi yang meminta Pemerintah Kota Kotamobagu mencabut Keputusan Wali Kota terkait penghentian operasional pasar, khususnya pasar ikan. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Adnan Masinae merespons tuntutan tersebut dengan mengakui aspirasi sebagai bagian yang perlu diperhatikan.

Namun, Kepala Disdagkop – UKM Ariono Potabuga menegaskan bahwa kebijakan penutupan pasar ikan Gogagoman telah melalui mekanisme dan pernah digugat, namun SK penutupan tetap berlaku.

“Jika pencabutan SK tersebut untuk kepentingan masyarakat tentu tidak masalah, namun jangan lupa bahwa proses penutupan eks pasar ikan tersebut telah melalui mekanisme, SK yang ada akan tetap berlaku sampai adanya kebijakan baru dari pemerintah,” Ungkap Ariono.

Ariono menjelaskan bahwa memang SK tersebut sifatnya sementara namun sudah melalui mekanisme dan kajian yang ada, untuk itu permintaan pedagang untuk mencabut SK yang ada harus dijawab secara kajian, bukan spontanitas.

Terhadap rencana pedagang untuk kembali dengan tuntutan yang sama, Ariono menegaskan fokus pada persoalan regulasi, menyatakan bahwa SK masih berlaku.

“Tentu untuk mencabut SK yang sudah ada harus melalui proses dan pertimbangan serta kajian, kami dari pemkot kotamobagu memperingatkan bahwa mencabut keputusan tanpa proses dapat menyebabkan ketidaksetujuan,” Tambah Ariono.

Pemerintah juga menekankan pentingnya kedamaian antara kelompok masyarakat,”Kami menghimbau para pedagang agar tertib pada aturan yang berlaku, serta memperhatikan keinginan masyarakat lain terkait operasional pasar Genggulang dan pasar Poyowa.(*Rto)

Komentari
Artikel ini telah dibaca 74 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Kebakaran Sumur Minyak Ilegal Terjadi Lagi di Muba, Kapolda Sumsel Minta SKK Migas Lakukan Penutupan Permanen

22 Juli 2024 - 09:21 WITA

HUT ke-16 Kabupaten Bolsel, Bupati dan Wabup Ziarah ke Makam Tokoh Pemekaran

20 Juli 2024 - 17:16 WITA

Pj Bupati Muba Ikuti Apel dan Simulasi Karhutla Sumsel 2024

20 Juli 2024 - 15:20 WITA

Personil Gabungan Polres Muba Ikut Bakti Sosial Donor Darah di Kantor Kejari

20 Juli 2024 - 14:25 WITA

Dinas PPKB Kotamobagu Raih Penghargaan dalam Lomba PSA Tingkat Sulut

19 Juli 2024 - 13:53 WITA

Kotamobagu Raih 15 Medali di O2SN Sulut, Kirim 7 Atlet ke Tingkat Nasional

18 Juli 2024 - 14:56 WITA

Trending di Berita Daerah