.

Berita Nasional

Jelang Vaksinasi, Puskesmas Yang Belum Miliki Lemari Pendingin Diminta Melapor di Dinas Kesehatan

Jelang Vaksinasi, Puskesmas Yang Belum Miliki Lemari Pendingin Diminta Melapor di Dinas Kesehatan
ilustrasi (ist)

Jakarta – Pemerintah terus berupaya memaksimalkan persiapan guna program vaksinasi Covid-19, hal ini tentunya membuat pemerintah terus menyiapkan sarana penunjang program ini termasuk ketersediaan lemari pendingin di setiap Puskesmas maupun Faskes untuk menyimpan vaksin Covid-19.

Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin meminta seluruh Puskesmas dan Faskes yang belum memiliki lemari pendingin agar segera melapor ke Dinas Kesehatan.

“Kami meminta Puskesmas atau Fasilitas Kesehatan yang belum memiliki lemari pendingin  untuk menghubungi Dinas Kesehatan terdekat,” ujar Budi saat memberikan keterangan pers di kantor presiden, Rabu (6/1/2021).

Budi mengatakan bahwa kebutuhan fasilitas pendingin vaksin di daerah sangat krusial, mengingat program vaksinasi Covid-19 akan dimulai pekan depan.

“Vaksinasi pekan depan akan dimulai untuk 1,6 juta tenaga kesehatan, tahap selanjutnya 17,4 tenaga pelayanan publik dan 21,5 juta masyarakat berusia lanjut,” ujarnya.

Selain itu Budi juga meminta kepada Puskesmas dan fasilitas kesehatan juga diminta untuk segera mendaftarkan unitnya melalui aplikasi Primary Care BPJS Kesehatan.

“Unit Faskes harus didaftarkan sehingga fasilitas kesehatan bisa mencatatkan penerima vaksin Covid-19 dan melaporkan adanya kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI), kalau belum mendaftarkan akan sulit untuk bisa melayani vaksinasi ini terutama untuk mencatat dan menangani kalau ada KIPI,” jelas Budi.(ANTR/tim)

To Top