Menu

Mode Gelap

Internasional

Minuman Alkohol Bisa Menyakiti Hatimu


9 Feb 2017 09:48 WITA


 Minuman Alkohol Bisa Menyakiti Hatimu Perbesar

Ilustrasi
Ilustrasi

KESEHATAN– Banyak alasan kenapa orang menenggak minuman alkohol. Alasan pertama mungkin karena mereka menikmati alkohol atau tuntutan pergaulan. Alasanlain mungkin karena ingin menghilangkan stres atau melupakan peliknya masalah dalam hidup.

Sayangnya, minuman yang dianggap bisa menenangkan jiwa ini menyimpan banyak bahaya bagi tubuh jika diminum melebihi kadar sehat, terutama organ hati kita.

Hati Rusak Akibat Minuman Keras

Selain otak, organ yang tergolong sangat kompleks adalah hati. Organ ini berfungsi membantu proses pencernaan makanan, menyaring racun dari darah, mengatur gula darah serta kolesterol, dan membantu tubuh melawan infeksi serta serangan penyakit lain.
Tapi apa jadinya ketika organ hati terekspos zat berbahaya seperti alkohol pada kadar yang berlebihan? Jawabannya adalah organ hati akan rusak.

Ilustrasinya seperti berikut ini. Ketika Anda menenggak minuman alkohol, cairan ini akan diserap ke dalam aliran darah. Alkohol dalam konsentrasi tinggi akan melewati organ hati sebelum beredar ke seluruh tubuh. Di dalam organ hati terdapat sel-sel mengandung enzim yang bertugas mengubah zat alkohol menjadi air dan karbondioksida agar tidak berdampak negatif pada bagian tubuh lain.

Beberapa sel-sel hati akan mati tiap kali terekspos oleh zat alkohol. Namun karena hati adalah organ yang tangguh, hati bisa dengan mudahnya memproduksi sel-sel baru. Tapi kemampuan hati yang bisa meregenerasi sel ini akhirnya akan terganggu ketika Anda terus-menerus mengonsumsi alkohol dalam jangka panjang. Hasilnya hati tidak bisa memproduksi sel-sel baru yang mengakibatkan hati menjadi rusak parah.

Berikut ini tahapan kerusakan hati yang akan dialami oleh seorang pecandu minuman keras. Perlu diketahui bahwa ada sebagian pecandu yang langsung terserang beberapa kondisi di bawah ini secara bersamaan.

Perlemakan hati. Kondisi ini bisa dialami oleh orang yang mengonsumsi minuman keras dalam jumlah banyak, walau hanya beberapa hari. Mengonsumsi zat alkohol bisa memicu penumpukan lemak pada hati. Kondisi ini umumnya tidak menyebabkan gejala.

Pengobatan khusus pun tidak perlu dilakukan karena kondisi hati akan kembali normal jika Anda berhenti mengonsumsi alkohol selama 14 hari. Karena tidak memiliki gejala, Anda harus berhati-hati karena sebagian orang yang mengalami perlemakan hati bisa terkena peradangan hati atau hepatitis.Hepatitis. Setelah mengidap perlemakan hati, tahapan selanjutnya adalah terserang hepatitis. Hal ini bisa terjadi jika Anda tetap mengonsumsi minuman alkohol saat kondisi hati telah dipenuhi oleh lemak. Hasilnya hati akan meradang. Sama seperti perlemakan hati, kondisi ini tidak memiliki gejala.

Kondisi pada tingkatan ini bisa pulih jika Anda menghentikan kebiasaan minuman keras untuk selama-lamanya. Terdengar tidak membahayakan, namun jangan anggap remeh kondisi ini karena ini termasuk penyakit serius yang bisa mengancam jiwa. Jika Anda tidak berhenti minum alkohol, hepatitis akan makin berkembang. Hepatitis yang sudah akut bisa menyebabkan gagal hati. Hal ini bisa menyebabkan pembekuan darah terganggu, penyakit kuning, koma, dan perdarahan di dalam usus. Sirosis Kondisi terparah yang bisa Anda alami akibat terus-menerus mengonsumsi minuman alkohol adalah mengidap penyakit sirosis.

Sirosis adalah kondisi ketika hati sudah rusak dan terluka sehingga tidak bisa memproduksi sel-sel baru lagi. Tidak seperti dua kondisi sebelumnya, sirosis tidak bisa dipulihkan. Namun dengan berhenti mengonsumsi minuman keras dapat mencegah kerusakan hati lebih lanjut. Kesempatan hidup juga dapat diperpanjang dengan menjalani transpalanti hati jika kondisi sirosis sudah sangat parah atau mengalami komplikasi.

Efek Negatif Zat Alkohol Lainnya

Selain penyakit hati, alkohol juga bisa menyebabkan kondisi-kondisi lainnya seperti:Masalah pencernaan. Asam urat yang tinggi.Kanker.Anemia.Penyakit jantung.Epilepsi.Demensia.Komplikasi diabetes.Gangguan pada mata.Disfungsi ereksi.Osteoporosis.Sistem kekebalan tubuh melemah.Efek buruk tidak hanya terjadi pada pengonsumsi, janin pada kandungan juga dapat terkena dampaknya.

Anda juga bisa saja terjatuh dari tangga karena terlalu mabuk. Berhubungan seksual tanpa sadar atau melakukan seks secara tidak aman juga bisa dilakukan ketika dipengaruhi alkohol.

Tips Menghentikan Kecanduan Minuman Keras

Sebelum terlambat, lebih baik mencegah hal-hal negatif tersebut terjadi kepada Anda dengan cara membatasi atau berhenti mengonsumsi minuman alkohol. Memang sulit menghentikan kebiasaan ini, terutama bagi Anda yang tergolong pecandu berat. Namun dengan tekad yang kuat dan dukungan orang sekitar, kecanduan terhadap alkohol bisa dilepas. Berikut ini tips yang bisa Anda lakukan untuk terlepas dari kecanduan alkohol.

Ubah gaya hidup Anda

Langkah awal untuk berhenti mengonsumsi minuman keras adalah menghindari diri dari bentuk fisiknya. Buang seluruh botol minuman keras yang masih ada di rumah Anda, guna mengurangi hasrat untuk mencicipinya.

Selama proses ini, sebaiknya hindari hal-hal yang memicu Anda untuk mengonsumsi minuman alkohol. Untuk sementara waktu, Anda bisa menjauhi orang-orang yang sebelumnya sering menemani Anda ketika mabuk. Jika Anda diajak untuk mabuk-mabukan, tolak dengan sopan dan katakan kepada mereka bahwa kini Anda ingin berhenti mengonsumsi minuman alkohol.

Lakukanlah kegiatan positif yang bisa mengalihkan keinginan Anda dari minuman alkohol, seperti melakukan hobi, berolahraga, ikut kegiatan sosial, berkumpul bersama keluarga, atau bergabung ke komunitas antialkohol. Pastikan Anda berada bersama orang-orang berenergi positif yang bisa mendukung perbaikan hidup Anda.

Jalani pengobatan medis

Mungkin mengubah gaya hidup saja belum cukup ampuh bagi Anda yang sudah ‘memuja’ alkohol selama bertahun-tahun. Jangan khawatir karena ketergantungan Anda bisa terbantu melalui tangan medis. Hal pertama yang bisa Anda lakukan adalah mengikuti program detoksifikasi atau rehabilitasi untuk.

Minum obat-obatan tertentu juga bisa menekan hawa nafsu Anda untuk mengonsumsi minuman alkohol. Ada pula obat yang bisa memberi efek tidak enak ketika Anda menenggak minuman keras. Jadi ketika Anda mengonsumsi minuman keras selama menjalani pengobatan, Anda akan merasa sakit kepala, mual, atau muntah. Untuk kasus yang lebih parah, ada obat yang bisa disuntikkan.

Ketika Anda memutuskan berhenti minum alkohol, maka Anda harus sepenuhnya terbebas darinya, walau hanya setetes. Tidak perlu takut dijauhi oleh teman-teman karena berhenti mengonsumsi minuman keras. Ingatlah bahwa kesehatan dan hidup Anda jauh lebih berharga.

 

Sumber: alodokter

Komentari
Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

4 Important Ways That You Can Cooperate with Your NYC Car Accident Lawyer

9 Agustus 2022 - 02:38 WITA

4 Important Ways That You Can Cooperate with Your NYC Car Accident Lawyer While an auto accident may not seem like the end of the world, it is a situation that can get messy. There's no reason why you have to navigate the situation on your own. Choosing to retain the services of a NYC car accident lawyer will make it easier to figure out what needs to be done. Here are some of the things you can do to ensure your lawyer is in a position to provide the greatest amount of help. Tell All Without Reservation From the moment that the initial consultation begins to the resolution of the event, it's important that you share everything that you know with your legal counsel. No matter how insignificant something may seem to you, tell the lawyer anyway. What seems like nothing to you could turn out to be important to the case. This applies to any details that you may find embarrassing. Your legal counsel is there to help you in any way that the law allows, not pass moral judgments. If what you share is not needed to pursue the case, then it will remain strictly between you and your legal counsel. If it is important to the case, rest assured it will be utilized with as much discretion as possible. Ask Questions When You Don't Understand Something Your lawyer does not expect you to be a legal scholar. The whole reason that you are seeking legal help is because you are not sure what should be done and which laws apply. For this reason, your lawyer is not going to be upset if you have questions. Go ahead and ask about anything that comes to your mind. The lawyer will break things down in a way that you can relate to and understand. This will help you to see why the lawyer is recommending a certain approach to the case, and what it would mean to the anticipated outcome. Follow the Advice Given There's a good chance that your NYC car accident lawyer will have some advice for you. It may have to do with who you speak with about the accident, where you go while the case is pending, and a number of other actions. Each piece of advice is intended to protect the integrity of the case and ensure that there are no distractions that might aid the opposing counsel. For this reason, take whatever your lawyer suggests to heart. To the best of your ability, follow that advice. If something happens and you find yourself in an awkward position, let your lawyer know immediately. Let Your Lawyer Do the Talking When it comes to communications with the opposing party, everything must go through your lawyer. Even what seems to be innocuous attempts to communicate should be shut down at once. All you have to provide is the contact information for your legal counsel. The point is to avoid saying anything that may be interpreted in more than one way. By refusing to respond to everything from inquiries about how you are feeling to questions about the accident itself, the odds of providing the other party with something they can use to shift responsibility to your shoulders is eliminated. Remember that your lawyer is there to protect your interests. Make sure that everything you do supports that effort. Doing so will improve the odds for successfully reaching an equitable outcome.

Istana Windsor Sedang Mencari Tukang Bersih-Bersih, Begini Gajinya

25 Oktober 2020 - 09:41 WITA

Pasien Covid-19 Asal Perancis Ini Menderita Ereksi 4 Jam, Karena Virus Corona?

3 Juli 2020 - 18:39 WITA

Belum Punya Momongan? Tingkatkan Kualitas Sperma dengan Lima Makanan Ini

29 Februari 2020 - 16:10 WITA

Pengurus Masjidil Haram Kecam Upaya Houthi Serang Makkah

21 Mei 2019 - 23:55 WITA

Bob Paputungan Ajak Pemuda Aktifkan Kegiatan Keagamaan di Bulan Ramadan

28 Mei 2018 - 19:19 WITA

Trending di Internasional