Menu

Mode Gelap

Berita Daerah

Ormas dan LSM Kotamobagu Didata Ulang


8 Feb 2017 06:53 WITA


 Ormas dan LSM Kotamobagu Didata Ulang Perbesar

Irianto Mokoginta
Irianto Mokoginta

KOTAMOBAGU– Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang ada di wilayah Kotamobagu akan kembali didata. Itu berdasarkan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor: 220/30 SJ Tentang Perkembangan Keberadaan Organisasi Kemasyarakatan di Masing- masing Daerah.

“Edaran tersebut juga menyebutkan bahwa setiap ormas wajib melaporkan perkembangan terbaru. Baik ormas lokal maupun asing ke Pemerintah Kabupaten/Kota. Ada sekitar 40- 50 ormas di Kotamobagu yang belum dilakukan pendataan kembali. Ada yang aktif dan berapa yang sudah tidak aktif,” ungkap Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kotamobagu, Irianto Mokoginta, Rabu (8/2).

Irianto menghimbau, seluruh pengurus ormas dan LSM segera melapor terkait dengan pendataan ini. Jika tidak melapor, maka nama ormas tersebut tidak akan didata di Kemendagri.

“Setiap Ormas dan LSM wajib melakukan pengisian biodata, nama ormas, masa berlaku dan tanggal berdiri. Kemudiannama pengurus seperti ketua, sekretaris dan bendahara, alamat, nomor telepon kantor serta nomor NPWP,”sebutnya. (rez)

Komentari
Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Pj Bupati Jusnan Buka Pelatihan Pengembangan Konten Digital oleh Disdik Bolmong

12 Juli 2024 - 19:09 WITA

Pj. Walikota Kotamobagu Ikuti Evaluasi Kinerja Penjabat Kepala Daerah di Kemendagri

11 Juli 2024 - 16:54 WITA

DPMD Kotamobagu Matangkan Penerapan Pemyesuaian Masa Jabatan Sangadi

11 Juli 2024 - 15:58 WITA

Jerry Tuuk Masuk Radar PDIP di Pilkada Bolmong, Figur Bersih Pengalaman Mumpuni

10 Juli 2024 - 20:16 WITA

Bupati Jusnan Buka Sosialisasi Pendampingan Hukum Bagi Sangadi se-Bolmong

10 Juli 2024 - 15:28 WITA

Felix Rapar: Kebijakan dan Terobosan dr. Jusnan Selama 2 Bulan Kepemimpinan Bawa Berkah Perubahan Bagi Bolmong

10 Juli 2024 - 12:45 WITA

Trending di Berita Bolmong