Menu

Mode Gelap
Olimpiade Tokyo 2020: Kandas di Tangan Chen Long, Anthony Sinisuka Ginting Gagal ke Final Pesawat Sriwijaya Air Rute Jakarta-Pontianak Hilang Kontak

Berita Daerah · 4 Okt 2024 19:54 WITA ·

Pemkot Kotamobagu Gelar FGD Tahap III Terkait PengembanganGreen Ekonomi Tahun 2024


Pemkot Kotamobagu Gelar FGD Tahap III Terkait PengembanganGreen Ekonomi Tahun 2024 Perbesar

KRONIK TOTABUAN, Kotamobagu – Rencana aksi daerah terkait pengembangan ekonomi hijau (green economy) di Kota Kotamobagu tahun 2024 menjadi fokus utama dalam Focus Group Discussion (FGD) tahap III yang digelar pada Kamis, 3 Oktober 2024, di aula kantor Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kotamobagu.

Diskusi tersebut dihadiri oleh sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan unsur terkait, membahas langkah-langkah strategis penerapan ekonomi hijau sebagai bagian dari transformasi ekonomi berkelanjutan di daerah.

Kepala Bappelitbangda Kotamobagu, Chelsia Paputungan, melalui Sekretaris Badan, Rum Mokoagow, menekankan pentingnya penerapan ekonomi hijau yang berfokus pada kegiatan ekonomi yang tidak merusak lingkungan.

Menurutnya, ekonomi hijau ini sudah diintegrasikan dalam tiga prioritas utama dalam dokumen perencanaan RPJMN 2020-2024, yakni peningkatan kualitas lingkungan, ketahanan terhadap bencana dan perubahan iklim, serta pembangunan rendah karbon.

“Penerapan ekonomi hijau dirancang sebagai upaya untuk meningkatkan kesetaraan sosial masyarakat. Oleh karena itu, dalam implementasinya, perencanaan pembangunan dan sektor industri harus memperhatikan keberlanjutan lingkungan hidup,” ujar Rum Mokoagow.

Lebih lanjut, Rum juga menegaskan bahwa konsep ekonomi hijau merupakan bagian dari visi transformasi ekonomi jangka panjang hingga tahun 2045.

Hal ini selaras dengan target global yang mengutamakan pembangunan yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.

“Dengan adanya forum diskusi ini, kami berharap semua pihak dan stakeholder dapat lebih memahami pentingnya ekonomi hijau di wilayah Kota Kotamobagu,” tambahnya.

Selain itu, Rum juga menyampaikan bahwa forum ini bertujuan untuk merancang dan menetapkan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kota Kotamobagu 2025-2045.

Ia berharap agar perancangan tersebut mampu menyelaraskan pembangunan antara tingkat pusat, provinsi, dan kabupaten/kota.

FGD tahap III ini menjadi langkah penting dalam memastikan bahwa ekonomi hijau dapat diimplementasikan secara efektif, sejalan dengan upaya global untuk menciptakan pembangunan yang lebih adil dan berkelanjutan.(Reto)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Bolsel Raih WTP ke-12 Berturut-turut, Bupati Iskandar Hadiri Penyerahan LHP LKPD 2025

29 Mei 2026 - 20:26 WITA

Warga Upai Keluhkan Krisis Air Bersih, Pertanyakan Kinerja Dinas PUPR

26 Mei 2026 - 13:44 WITA

Tabligh Akbar Satu Dekade PISB Bolsel, UAS: Layak Dicontoh Daerah Lain di Indonesia

24 Mei 2026 - 11:26 WITA

Iskandar dan Deddy Hadiri Musancab PDI Perjuangan se-BMR, Tegaskan Soliditas Partai Menuju 2029

18 Mei 2026 - 18:58 WITA

JBK Korban Dugaan Penipuan Sebut HK Tak Ada Itikad Baik, Berupaya Alihkan Kasus Pidana ke Perdata

14 Mei 2026 - 13:54 WITA

Komisi IV DPRD Muba Gelar RDP Bahas Perlindungan dan Pemenuhan Hak Buruh

13 Mei 2026 - 11:52 WITA

Trending di Advertorial