Menu

Mode Gelap

Berita Hukum

Sebelum ‘Dihentikan’ KPK, Lihat Perjalanan Karir Politik ADM


7 Okt 2017 10:07 WITA


 Aditya Anugrah Moha Perbesar

Aditya Anugrah Moha

Aditya Anugrah Moha

KOTAMOBAGU– Anggota DPR RI, Aditya Anugerah Moha atau biasa disapa ADM baru saja mengejutkan masyarakat Sulut terutama Bolaang Mongondow Raya (BMR). Sabtu (7/10/2017) dinihari, dia terjaring operasi tangkap tangan (OTT) yang dlakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena diduga kuat menyuap Ketua Pegadilan Tinggi Manado, Sudiwardono.

Dengan kasus ini, karir ADM di dunia politik terhenti. Padahal saat ini dia digadang-gadang untuk maju sebagai calon Walikota Kotamobagu pada 2018 mendatang. Karir politiknya terbilang sangat cepat dan sudah moncer di usia muda.

Dilansir dari wikipedia.org, ADM besar dari keluarga politik dan bakat politiknya sudah terbina sejak muda.  Pada umur 22 tahun yang relatif muda, ADM sudah terpilih menjadi Anggota DPR mewakili Golkar.

ADM  juga aktif berorganisasi di organisasi sayap kepemudaan Golkar, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) sebagai Ketua Bolaang Mongondow (2007-2010) dan Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) sebagai Wakil Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) (2010-2015).

Pada Pileg 2009 ADM mencalonkan diri menjadi calon legislatif dan terpilih menjadi Anggota DPR-RI periode 2009-2014 dan duduk di Komisi IX yang membidangi kesehatan, kependudukan dan tenaga kerja.

Pada Pilkada 2011 ADM maju sebagai Calon Bupati Bolaang Mongondow didukung oleh Golkar dan Demokrat namun kalah oleh Salihi Mokodongan..

Di DPR-RI ADM dikenal aktif dan mendukung pemekaran Provinsi Bolaang Mongondow dari Sulawesi Utara dan Anggota Panitia Khusus (Pansus) RUU Tabungan Perumahan Rakyat dan RUU Palang Merah Indonesia.

Pada Pileg 2014 ADM kembali terpilih menjadi Anggota DPR-RI periode 2014-2019 dan bertugas di Komisi XI yang membidangi keuangan, perbankan dan perencanaan pembangunan.

Setelah sempat menjadi anggota di Komisi VI DPR-RI yang membidangi perdagangan, perindustrian, investasi, koperasi, UKM dan BUMN, serta standarisasi nasional, pada Juni 2017 Didi kembali bertugas di Komisi XI DPR-RI.

Namun karir politiknya diprediksi terhenti saat ini saat di usia keemasannya setelah diciduk KPK. (tim)

 

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Kapolda Sumsel Tunjuk Perwira yang Bermasalah Jadi Kapolsek Sanga Desa

3 Maret 2024 - 21:46 WITA

Jokowi Datang Pengamanan di Palembang Super Ketat

2 Maret 2024 - 22:10 WITA

Terjadi di Palembang, Pelaku Tabrak Lari Dibekuk Polisi Lalu Lintas saat Pengamanan VVIP

2 Maret 2024 - 22:05 WITA

Pemilu di Sulut Berjalan Damai, Kapolda Ucapkan Terima Kasih

25 Februari 2024 - 19:10 WITA

Tim Resmob Polresta Manado Amankan NB, Terduga Pelaku Penganiayaan Terhadap Anak

25 Februari 2024 - 19:07 WITA

Polisi Dalami Kasus Promosi Judi Online Nikita Mirzani

23 Februari 2024 - 13:46 WITA

Trending di Berita Hukum