KRONIK TOTABUAN – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) Novrita Simbala, melaksanakan reses tahap I Tahun 2025, Jumat (07/5/2023).
Agenda reses yang diselenggarakan di Desa Labuan Uki, Kecamatan Lolak ini turut dihadiri oleh Sangadi (Kepala Desa) Labuan Uki, BPD, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, tokoh pemuda, tokoh adat, tokoh agama serta masyarakat sekitar.
Novrita dalam sambutannya mengatakan, bahwa sebagai wakil rakyat, dirinya memanfaatkan masa reses tahun 2025 ini untuk bertemu dan bertatap muka langsung dengan masyarakat di Kecamatan Lolak khususnya di Desa Labuan Uki.
Di kesempatan itu dirinya memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada masyarakat untuk menyampaikan usulan, masukkan, bahkan kritik.
“Sebagai anggota DPRD, saya siap mendengarkan apa saja yang akan disampaikan oleh masyarakat. Usulan dan masukan ini nanti akan saya bawa ke tingkatan selanjutnya untuk dibahas bersama dengan pihak eksekutif dalam hal ini Pemerintah Daerah, kata Novrita.
Menariknya, reses tersebut pun nampaknya tak disia-siakan masyarakat. Terbukti usai sambutannya, beragam usulan pun lahir. Mulai dari peningkatan jalan dan infrastruktur desa, pembangunan irigasi pertanian di desa labuan uki, serta pembangunan pelabuhan perikanan.
“Kami juga meminta di beberapa wilayah di Desa Labuan uki supaya tolong dibuatkan drainase, karena saat hujan lebat air sering kali masuk dan menggenangi rumah warga bahkan setinggi lutut orang dewasa. Jadi tolong, kepada anggota dewan untuk kiranya bisa dicarikan solusi terkait persoalan ini,” ucap salah satu masyarakat.
Menanggapi hal tersebut, anggota DPRD Bolmong, Novrita Simbala mengaku akan memasukkan berbagai usulan masyarakat yang disampaikan lewat reses ke dalam pokok pikiran (pokir) anggota DPRD.
“Itulah pentingnya reses. Karena aspirasi masyarakat yang nantinya akan dimasukkan dalam pokok-pokok pikran DPRD harus melalui proses reses,”
“Saya sebagai representasi dari masyarakat khususnya Kecamatan Lolak tentu wajib berupaya semaksimal mungkin dalam mengawal aspirasi dari masyarakat,” tutur Novrita Simbala. (Falen)


