KOTAMOBAGU- Center for Alternative Policy (CAP) Manado telah merilis hasil survei elektabilitas calon Presiden dan Wakil Presiden, Calon Anggota DPR RI, DPRD Provinsi, DPD dan Parpol, khusus di wilayah Bolaang Mongondow Raya (BMR), Minggu (11/11/2018) di Kafe Korot Kotamobagu.
Direktur CAP Manado, Pitres Sombowadile, menjelaskan satu persatu hasil survei lembaganya.
Dimulai dengan Calon Presiden dan Wakil Presiden. Dari hasil survei CAP terpotret bahwa pasangan Joko Widodo- Ma’ruf Amin (Jokowi- Amin) memiliki elektabilitas tertinggi di BMR dengan 53,09 persen dibanding Prabowo Subianto- Sandiaga Uno yang hanya 31,39 persen. Sedangkan belum menentukan pilihan 15,53 persen.
“Dengan hasil ini jelas bahwa belum semua partai pendukung Jokowi- Amin di BMR sepenuhnya berada di belakang Jokowi Amin. Karena potensi akumulasi partai pendukungnya harusnya di atas 70 persen,” ungkap Pitres.
CAP juga merilis hasil survei partai politik (Parpol) paling disukai di BMR. Tertinggi tingkat kesukaannya adalah PDI Perjuangan di angka 46,24 persen. Kemudian disusul Gerindra 15,19 persen, Golkar 13,69 persen, Nasdem 9,85 persen, PKB 5,01 persen, seterusnya partai lain di bawah 3 persen.
Tingkat kesukaan responden kepada PDI Perjuangan berlanjut di hasil survei elektabilitas Parpol di tingkat kabupaten/kota. PDI Perjuangan memiliki tingkat keterpilihan 28,21 persen, kemudian Nasdem 10,02 persen, Golkar 9,35 persen, PKB 6,18 persen. Menariknya, tingkat kesukaan terhadap parpol Gerindra tidak diikuti dengan keterpilihan di tingkat kabupaten/kota yang hanya 3,17 persen. Sementara 23,71 persen belum menentukan pilihan.
Hasil survei elektabilitas Parpol ke DPRD tingkat provinsi juga menempatkan PDI Perjuangan di posisi teratas dengan 31,05 persen. Diikuti Golkar 7,51 persen, Nasdem 7,01 persen, parpol lain di bawah 5 persen. Sedangkan 33,06 persen responden belum menentukan pilihan.
CAP juga merilis keterpilihan parpol ke DPR RI. PDI Perjuangan teratas dengan 39,23 persen, diikuti Golkar 12,35 persen, Nasdem 7,51 persen, Hanura 4,51 persen dan partai lainnya di bawah 3 persen. Sementara belum menentukan pilihan 27,55 persen
Terpotret juga dari surve CAP bahwa 70,62 persen responden setuju BMR memiliki keterwakilan di DPR RI dan 24,54 persen sangat setuju. Tidak setuju dan sangat tidak setuju masing-masing hanya 0,17 persen. Sedangkan menjawab tidak tahu sebesar 4,51 persen.
Ketika pertanyaan dilanjutkan siapa figur yang akan dipilih ke DPR RI, hasil surivei CAP memperoleh bahwa 41,24 persen responden memilih Hi Herson Mayulu (H2M) dari PDI Perjuangan, diikuti Djelantik Mokodompit dari Golkar sebesar 16,19 persen, kemudian Kamran Podomi dari Nasdem 8,01 persen dan Benny Ramdhani dari Hanura 4,67 persen. Caleg lain di bawah 1 persen, serta belum memiliki pilihan 15,53 persen.
“Survei ini memiliki tingkat kepercayaan 95 persen dengan margin error 4,1 persen. Teknik pengambilan data melakukan wawancara langsung dengan kuesioner. Ada 45 pertanyaan, 9 pertanyaan di antaranya adalah data responden. Kemudian 36 pertanyaan soal perilaku pemilih BMR jelang Pemilu 2019,” ungkap Pitres.
Pitres menambahkan, responden semuanya yang masuk dalam daftar pemilih (DPT). Surveyor yang terlibat dalam survei berjumlah 39 orang. (tr1/vdm)




