Menu

Mode Gelap
Olimpiade Tokyo 2020: Kandas di Tangan Chen Long, Anthony Sinisuka Ginting Gagal ke Final Pesawat Sriwijaya Air Rute Jakarta-Pontianak Hilang Kontak

Berita Boltim · 30 Mei 2019 22:03 WITA ·

Mengajar 10 Jam Perhari, Lima GTT MTS di Boltim Belum Terima Gaji


Kantor MTS Negeri 3 Boltim Perbesar

Kantor MTS Negeri 3 Boltim

BOLTIM– Sebanyak lima guru tidak tetap (GTT) di MTS Negeri 3 Tutuyan, Kabupaten Boltim, Sulawesi Utara, belum menerima gaji empat bulan yakni Februari sampai Mei 2019.

Salah satu guru GTT berinisial MK mengatakan, mereka telah memenuhi kewajiban jam mengajar sehari sampai 10 jam untuk empat mata pelajaran. Tapi hak tak kunjung diberikan. Dalam bekerja setiap hari, MK harus meninggalkan anaknya yang berumur 3 tahun di rumah dengan mendapat gaji Rp10 ribu per jam.

“Saya mengajar empat mata pelajaran, yakni bahasa indonesia, bahasa inggris, prakarya dan SBK,” ungkap MK kepada wartawan, Kamis (30/5/2019).

Dia menjelaskan, sebelumnya sekolah tempat dia mengajar berstatus swasta, pembayaran gaji mereka tidak mengecewakan. Tapi saat ini tidak menentu, adakalanya awal bulan, tidak jarang juga pada akhir bulan.

“Gaji dibayar setiap tiga bulan sekali. Namun 2019 berubah ketika status sekolah menjadi Negeri, tapi belum tahu apakah per bulan atau tiga bulan. Sementara kami menghadapi lebaran Idul Fitri,” jelasnya.

Karena ketidakjelasan pendapatan dan pembayaran gaji, MK pun diminta oleh suaminya untuk berhenti mengajar. Namun dia tetap bersikeras menjalankan tugas mulia itu.

“Intinya saya masih ingin mengajar. Walaupun suami saya sudah menyuruh berhenti,” ujar dia.

Kepala Sekolah MTS Negeri 3 Tutuyan, Mahmud Langaru mengatakan, gaji GTT tidak tertata di anggaran karena adanya perubahan status dari swasta ke Negeri.

“Kami terlambat memasukan anggaran karena masa transisi dari swasta ke negeri. Makanya kondisi keuangan tidak mencukupi untuk bayar gaji GTT,” ujar Mahmud Langaru.

Lanjut dia, waktu lalu ada dana talangan dari kementrian Agama sebesar Rp600 juta. Namun sudah dipakai untuk kebutuhan dan fasilitas sekolah. Sementara pembayaran gaji guru GTT tidak tertata, yang ada hanya pembayaran gaji security dan cleaning service.

“Kedepan akan diusahakan, untuk membayar gaji GTT secara bertahap,” katanya.

Kepala Kantor Agama Kabupaten Boltim, Ahmad Soleh membenarkan anggaran GTT tidak diatur sehingga tidak ada anggaran.

“Saya sudah dengar berita ini sejak tiga bulan lalu. Maka kami akan berusaha menyelesaikan agar tidak menimbulkan hal yang tidak diinginkan,” ujar Ahmad Soleh. Berikutnya gaji mereka sudah dianggarkan termasuk security, cleaning service dan guru honorer dan GTT. (hik)

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Spektakuler! Ratusan Orang “Serbu” Event Anniversary ke-2 Boltim Runners

29 Januari 2024 - 11:07 WITA

Setelah Habisi Nyawa Bocah 8 Tahun di Boltim, Pelaku Pulang dan Langsung Salat

19 Januari 2024 - 17:30 WITA

Bocah 8 Tahun di Boltim Ditemukan Kondisi Mengenaskan, Pelaku Kerabat Dekat

19 Januari 2024 - 14:12 WITA

Hendak Melarikan Diri ke Ternate, DM Terduga Pelaku Cabul Ditangkap Tim Resmob Polres Boltim

13 Januari 2024 - 17:40 WITA

Polres Boltim Bekuk MP, Terduga Pelaku Pencabulan di Desa Motongkad

11 Januari 2024 - 11:08 WITA

Anne Juniarti Roseno Resmi Nahkodai KORMI Boltim

11 Desember 2023 - 13:57 WITA

Trending di Berita Boltim