Menu

Mode Gelap
Olimpiade Tokyo 2020: Kandas di Tangan Chen Long, Anthony Sinisuka Ginting Gagal ke Final Pesawat Sriwijaya Air Rute Jakarta-Pontianak Hilang Kontak

Berita Bolmong · 31 Jul 2019 11:54 WITA ·

Penambang di Bakan Kucing-kucingan dengan Aparat, Pemkab Bolmong Imbau Begini!


Penambang di Bakan Kucing-kucingan dengan Aparat, Pemkab Bolmong Imbau Begini! Perbesar

BOLMONG– Peristiwa tewasnya dua penambang di lokasi Pertambangan Emas Ilegal (PETI) Bakan, Kecamatan Lolayan, belum lama ini, disayangkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow (Bolmong).

Lantarannya, lokasi PETI tersebut sebenarnya sudah ditutup aparat kepolisian atas perintah Pemkab Bolmong tetapi tetap saja penambang nekat.

Meski sudah dijaga aparat kepolisian di titik masuk PETI, tetap saja ada penambang lolos dengan memanfaatkan jalur ‘tikus’ atau jalan rahasia yang sebenarnya sulit diakses.

Sekretaris Daerah (Sekda) Bolmong, Tahlis Gallang, mengimbau masyarakat atau penambang supaya tidak lagi nekat masuk ke wilayah PETI yang ditutup. Karena, kata Tahlis, tidak ada yang bertanggungjawab jika terjadi hal buruk seperti baru-baru ini yang menimpa dua penambang asal Desa Toruakat, Kecamatan Dumoga Timur.

Baca Juga: Dua Penambang Asal Toruakat Tewas di Lokasi PETI Bakan

“Jangan main kucing-kucingan dengan aparat kepolisian. Pemerintah minta masyarakat tidak naik ke lokasi tambang karena berbahaya,” imbau Tahlis, Rabu (31/7/2019), di Lolak.

Tahlis mengungkapkan, pemerintah berupaya memberi solusi dengan menjadikan PETI di Desa Bakan itu sebagai Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR). Dengan begitu, aktivitas di situ bisa dipertanggungjawabkan dan menguntungkan masyarakat penambang.

“Tapi bersabar sedikit, karena prosesnya sedang jalan. Pemerintah sudah negosiasi dengan PT JRBM agar menciutkan wilayahnya untuk kepentingan WPR. Sedang kita tunggu tindak lanjutnya,” kata Tahlis.

Kapolres Bolmong AKBP Gani Fernando Siahaan menyatakan, pihaknya sangat maksimal melakukan penjagaan di PETI Bakan.

“Tapi banyak warga masuk lokasi tambang lewat jalan tikus, bahkan ada yang masuk pada subuh hari. Aparat kita memiliki keterbatasan hingga tidak mungkin menjaga seluruh jalan tikus di lokasi tambang tersebut. Tapi pengamanan lebih ketat lagi,” tandasnya. (zha)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Pemkab Bolmong Top! THR TPG 2025 Cair, Perhatian Yusra-Don untuk Guru Diapresiasi

5 Februari 2026 - 08:32 WITA

Cak Imin Lantik Yusra Alhabsyi Sebagai Ketua DPW PKB Sulut

4 Februari 2026 - 13:22 WITA

Tasyakuran Puncak Hari Amal Bakti Kemenag RI ke-80 Berlangsung Khidmat, Bupati Yusra: Terus Melayani Umat dan Merawat Kerukunan.

3 Januari 2026 - 17:43 WITA

Kemenag Bolmong Wisudakan 1.029 Santri

13 November 2025 - 16:09 WITA

YSK Peduli Bencana Bolmong, Wabup Don Ucapkan Terima Kasih, Bantuan Langsung Disalurkan ke Warga

31 Oktober 2025 - 19:21 WITA

Berkolaborasi Dengan Kemenag, Pemkab Bolmong Perdana Gelar Upacara Peringatan Hari Santri Nasional

22 Oktober 2025 - 13:25 WITA

Trending di Berita Bolmong