Menu

Mode Gelap
Olimpiade Tokyo 2020: Kandas di Tangan Chen Long, Anthony Sinisuka Ginting Gagal ke Final Pesawat Sriwijaya Air Rute Jakarta-Pontianak Hilang Kontak

Berita Bolmong · 30 Jun 2020 20:10 WITA ·

Tempuh Perjalanan 13 Kilometer dengan Mobil Pikap, Kadis Pendidikan Bolmong Berhasil Sambangi SD Kolingangaan


Tempuh Perjalanan 13 Kilometer dengan Mobil Pikap, Kadis Pendidikan Bolmong Berhasil Sambangi SD Kolingangaan Perbesar

BOLMONG- Mengusung jargon “Orang Dinas Sering Kesekolah”, Kadis Pendidikan Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) Renti Mokoginta, kembali melakukan kunjungan ke sekolah terpencil yang berada di pelosok Desa Kolingangaan, Kecamatan Bilalang, Selasa (30/6/2020).

Melalui medan menanjak dan berbatu, Renti bersama rekan-rekan setimnya dari Disdik Bolmong, tembus ke salah satu Sekolah Dasar (SD) Negeri yang berada di Desa Kolingangaan. Menggunakan mobil taksi bak terbuka (pikap) dan menempuh perjalanan sejauh 13 kilometer.

Sesaat setelah sampai, Renti pun terenyuh melihat bangunan sekolah yang hanya berdindingkan papan kayu
dan dianggap tidak layak. Sedangkan kelasnya hanya 3 ruangan saja dan memiliki 28 murid.

Terkait kunjungan ini, Renti mengatakan, itu sudah diagendakan oleh Disdik Bolmong guna menekan angka anak putus sekolah dan mengembalikan lagi semangat bersekolah anak-anak yang berada di pelosok daerah.

“Selain meningkatkan lagi gairah anak untuk bersekolah, kunjungan ini juga bertujuan untuk mengevaluasi kinerja tenaga pendidik yang mengajar di sekolah tersebut,” ujar Renti.

Tambah Renti, Meski pihaknya harus melewati medan yang sulit, namun hal itu menurutnya sudah menjadi kewajiban yang harus dipenuhi.

“Turun di pelosok sangat membantu kita untuk mengetahui sejumlah persolan, tujuanya adalah melihat langsung kekurangan sekolah di pelosok. Seperti bangunan sekolah serta fasilitas yang berada didalamnya apakah masih layak atau tidak. Kualitas pendidikan harus merata, jangan terkesan di mata masyarakat hanya sekolah yang mewah saja yang kita lirik, sedangkan sekolah yang berada di pelosok wilayah terpencil terus dibiarkan,” kata Renti menjelaskan.

Renti mengaku, kendala yang terdapat di desa tersebut yaitu tak mempunyai gedung sekolah menengah pertama (SMP).

“Respon utama saya, Juli tahun 2020 ini harus mendirikan bangunan SMP satu atap (Satap) di sana. Kebanyakan anak yang lulus SD di desa itu tak lagi melanjutkan sekolah ke jenjang berikutnya karena jaraknya sangat jauh. Makanya saat itu juga saya langsung menggelar rapat dengan tokoh masyarakat dan meminta agar mengusulkan pengadaan sekolah sebagai prioritas utama saat Musrenbang supaya pendidikan di Desa Kolingangaan tak tertinggal,” katanya. (len)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Pemkab Bolmong Top! THR TPG 2025 Cair, Perhatian Yusra-Don untuk Guru Diapresiasi

5 Februari 2026 - 08:32 WITA

Cak Imin Lantik Yusra Alhabsyi Sebagai Ketua DPW PKB Sulut

4 Februari 2026 - 13:22 WITA

Tasyakuran Puncak Hari Amal Bakti Kemenag RI ke-80 Berlangsung Khidmat, Bupati Yusra: Terus Melayani Umat dan Merawat Kerukunan.

3 Januari 2026 - 17:43 WITA

Kemenag Bolmong Wisudakan 1.029 Santri

13 November 2025 - 16:09 WITA

YSK Peduli Bencana Bolmong, Wabup Don Ucapkan Terima Kasih, Bantuan Langsung Disalurkan ke Warga

31 Oktober 2025 - 19:21 WITA

Berkolaborasi Dengan Kemenag, Pemkab Bolmong Perdana Gelar Upacara Peringatan Hari Santri Nasional

22 Oktober 2025 - 13:25 WITA

Trending di Berita Bolmong