Menu

Mode Gelap
Olimpiade Tokyo 2020: Kandas di Tangan Chen Long, Anthony Sinisuka Ginting Gagal ke Final Pesawat Sriwijaya Air Rute Jakarta-Pontianak Hilang Kontak

Berita Bolmong · 10 Jun 2021 19:52 WITA ·

Tahlis Buka FGD Layanan Publik BPS


Tahlis Buka FGD Layanan Publik BPS Perbesar

KRONIK TOTABUAN – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) menggelar Fokus Grup Diskusi (FGD) layanan publik, kamis (10/6/2021).

Kegiatan yang digelar di ruang rapat lantai 2 Kantor Bupati Bolmong tersebut, dibuka Sekretaris Daerah (Sekda) Bolmong Tahlis Gallang.

“Mudah-mudahan kegiatan ini terus berlanjut sebagai salah langkah untuk mengkolaborasikan program pemerintahan. Ini suatu inisiatif yang bagus,” kata Tahlis.

Tahlis mengatakan, FGD diselenggarakan guna meminta masukan kepada stakeholder yang terbilang banyak memanfaatkan terkait data ataupun pelayanan-pelayanan lainnya yang ada di BPS, sehingga pada akhirnya data yang dikelola setiap SKPD bisa singkron dengan data yang ada di BPS.

Baca Juga: Tahlis Buka Bimtek SIPD Penyusunan RKPD Bolmong Tahun 2022

“Karena tak dipungkiri, dalam proses pelaksanaan kegiatan pemerintahan pembangunan kemasyarakatan, kita sudah sepakat menggunakan data tunggal yakni data yang bersumber dari BPS, lebih khusus dalam proses penyusunan perencanaan pembangunan daerah atau kebijakan-kebijakan di tahun yang akan datang,” kata Tahlis.

Selain itu, dalam proses evaluasi kinerja juga menggunakan data BPS, baik dari data ekonomi makro dan sebagainya seperti IPM, pertumbuhan ekonomi, tingkat kemiskinan ataupun tingkat pengangguran.

Sekda Tahlis juga membeber, saat ini BPS tengah melaksanakan survey yang ditujukan kepada beberapa SKPD yang ada di Bolmong, didalam survey tersebut ada yang berhubungan dengan Dinas Kesehatan, Pertanian, pertambangan, Disnakertrans dan juga BPBD.

Baca Juga: BPSDMP – Kominfo Gelar Pelatihan DEA untuk 50 UMKM Bolmong

“Survey tersebut dituangkan dalam bentuk kuisioner. Jadi setiap SKPD tolong sampaikan informasi atau data yang sebenar-benarnya. Diisi dengan baik dan jangan sembarang, karena kalau ada SKPD yang sembarang mengisi tanpa berdasarkan data yang falid, pasti kesimpulannya salah. Karena dari setiap jawaban pasti melalui proses analisa, hasilnya dalam bentuk kesimpulan, dan kesimpulan ini bisa jadi dasar kebijakan, kalau data dan kesimpulannya salah pasti kebijakan yang akan diambil juga akan salah,” tegas Tahlis.

Baca Juga  Dinilai Paling Tepat Memimpin Desa Pontim, Baay Zufar Terus Tuai Dukungan

Ia pun berharap agar para peserta FGD kedepan terus membangun komunikasi serta terus berkoordinasi dengan pihak BPS terkait penyesuaian data.

“Komunikasi harus terus terjalin, manfaatkan momen ini sebaik-baiknya, agar kedepan koordinasi ini bisa terus terjalin. Nantinya  jika hubungan komunikasi, koordinasi penyesuaian data ini rutin dilakukan dengan pihak BPS, maka dipastikan datanya singkron, baik pelayanan dari aspek umum maupun pelayanan permohonan permintaan data,” jelas Tahlis. (len)

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

HK Anggota DPRD Kotamobagu Diperiksa Kasus Dugaan Penipuan Rp300 Juta, Korban Dijanjikan Proyek

12 Mei 2026 - 12:10 WITA

Pemkab Muba Dorong Percepatan Penyelesaian AGHT Tol Trans Sumatera

6 Mei 2026 - 16:08 WITA

Kejari Kotamobagu, Apa Kabar Penanganan Dugaan Korupsi Dana Hibah di Bawaslu?

5 Mei 2026 - 14:00 WITA

Bupati Bolsel Hadiri Pelantikan Tahlis Gallang Sebagai Sekprov Sulut

4 Mei 2026 - 19:20 WITA

Bhayangkara Fun Run 2026 Jadi Magnet Olahraga, Sekayu Dipadati Pelari dari Berbagai Daerah

4 Mei 2026 - 13:30 WITA

Pemkot Kotamobagu Dukung Pengembangan Kopi Street Katege Moon

30 April 2026 - 14:15 WITA

Trending di Berita Daerah