Advertorial

BPSDMP – Kominfo Gelar Pelatihan DEA untuk 50 UMKM Bolmong

Foto Advertorial

KRONIK TOTABUAN – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) dan Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BPSDMP- Kominfo) Manado, menggelar pelatihan Digital Entrepreneurship Academy (DEA) Tahun 2021 kepada 50 pelaku UMKM, Kamis (10/6/2021).

Pelatihan digelar di Hotel Sutanraja, Kota Kotamobagu, dibuka Asisten II Pemkab Bolmong Zainudin Paputungan.

Turut dihadiri Sekretaris Dinas Koperasi dan UMKM Bolmong Sofyanto, Kepala Cabang Bank Mandiri Kotamobagu, Maharani Teti, Kepala Bidang (Kabid) Persandian Diskominfo Bolmong Sutoyo Paputungan.

Mewakili Bupati Bolmong, Yasti Soepredjo Mokoagow, Asisten II Zainudin Paputungan mengatakan, menyambut baik serta memberikan apresiasi kepada Kepala BPSDM Kominfo selaku pelaksana kegiatan ini.

Foto Advertorial

“Kegiatan ini sangat penting dan strategis sebagai sarana dan wahana bagi kita semua dalam rangka menghadapi era global dan milenial yang penuh kompetensi saat ini,” kata Zainudin.

Zainudin menjelaskan, pandemi Covid-19 saat ini berimbas kepada perekonomian masyarakat yang menurun drastis, terutama di empat sektor yakni pariwisata, perdagangan, manufaktur dan pertanian.

“Meski begitu prospek bisnis di masa pandemi tetap meningkat, kian meningkat. Seperti bisnis online yang mencapai angka 400 persen, penjualan pulsa 1.000 persen,  logistik meningkat 400 persen dan produk kesehatan dan kecantikan mengalami peningkatan 800 persen,” ungkap dia.

Lanjut, salah satu upaya dalam rangka membangkitkan kembali sektor perekonomian yaitu dengan dikeluarkannya Peraturan Pemerintah (PP) nomor 7 tahun 2021 tentang, kemudahan perlindungan dan pemberdayaan koperasi UMKM.

Foto Advertorial

“Dengan ditetapkannya Peraturan pemerintah ini, pemberian kemudahan, perlindungan dan pemberdayaan bagi Koperasi dan UMKM dapat lebih optimal, komprehensif dan dapat terkoordinasi dengan baik,” ucapnya.


Ia menjelaskan, perkembangan teknologi informasi dan konunikasi merupakan suatu hal yang harus ada dan diikuti masyarakat modern saat ini. Terutama dalam menghadapi era globalisasi dan revolusi industri 4.0.

“Untuk membangun SDM yang unggul dan handal, Pemkab saat ini mendorong para pelaku UMKM maupun calon wirausahawan agar selalu kreatif, inovatif dan produktif serta mampu memanfaatkan perkembangan telnologi informasi di situasi pandemi covid-19,” jelasnya.

Di tahun 2021 ini merupakan tahun pemulihan pandemi covid-, dimana Pemerintah Pusat telah memberikan stimulus ekonomi untuk mendongkrak perekonomian bagi pelaku UMKM di daerah, sehingga pelatihan DEA kali ini tentunya akan membuka dan menambah wawasan sekaligus, berinovasi dalam konteks kewirausahaan yang bersifat digital dengan memanfaatkan media digital dengan teknologi mutakhir.

Foto Advertorial

“Selain itu, Kepada Dinas Koperasi dan UMKM Bolmong untuk saya meminta untuk membuatkan peta jalan yang jelas dan berkelanjutan agar, pengembangan UMKM berbasis digital tak hanya selesai pada ruang pelatihan, tetapi hadir serta dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat Bolmong,” tandasnya.

Sementara, Kepala BPSDM-Kominfo Manado Cristiany Juditha saat diwawancarai mengatakan, kegiatan DEA merupakan kegiatan digitalisasi untuk UMKM dari 8 Academy yang menjadi program prioritas Kementrian Kominfo.

“DEA ini ditujukan secara khusus bagi pelaku UMKM, baik yang baru merintis atau yang sementara dirintis. Untuk program DEA ini bergerak di bidang pengembangan digital skill, ini yang membedakan dengan program pemerintah dan kementrian lainnya. Selain itu mengingat Kominfo leading servicenya di bidang IT, jadi semua program yang ada dalam DTS ini semua mengangkat persoalan terkait peningkatan keterampilan digital, apalagi di masa pandemi yang suka atau tidak suka harus beralih ke digital,” kata Cristiany.

Ia menambahkan, Kabupaten Bolmong merupakan Kabupaten/Kota ke-tujuh dari sepuluh daerah target pelaksanaan kegiatan DEA.

“Animo masyarakatnya pun yang mengikuti DEA ini sangat tinggi, terutama di Bolmong banyak sekali yang mendaftar, tapi mengingat saat ini masih pandemi covid-19, jadi kita hanya menetapkan kuota sebanyak 50 peserta UMKM,” terangnya. (adv)

Jangan lupa bagi para pembaca bisa baca berita selanjutnya dan pantau situs KronikTotabuan.com yang akan terus memberikan informasi menarik lainnya.

To Top