Berita Daerah

Cuaca Ekstrem, BPBD Bolmong Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Cuaca Ekstrem, BPBD Bolmong Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Kepala BPBD Bolmong Sahril Mokoagow. (dok)

BOLMONG– Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bolaang Mongondow (Bolmong) mengingatkan warga untuk waspadai potensi terjadinya bencana alam.

Lantarannya, saat ini cuaca esktrem masih melanda seluruh wilayah Sulawesi Utara (Sulut) termasuk Bolmong.

Hujan disertai angin, ombak besar dan potensi terjadinya tanah longsor adalah ancaman yang bisa terjadi di Bolmong.

“Kami imbau agar masyarakat yang bermukim di daerah bantaran sungai, rawan banjir dan tanah longsor, agar lebih meningkatkan kewaspadaan dan tanggap potensi bencana hidrometeorologi,” kata Kepala BPBD Bolmong Sahril Mokoagow, Senin (18/1/2020), di Lolak.

Baca Juga: Resmob Bongkar Sabung Ayam di Gogagoman, Satu Pelaku dan Puluhan Babuk Diamankan

Sahril mengungkapkan, periode Januari sampai Februari mendatang, Badan Meteorologi Klimatologi Goefisika (BMKG) Sulut memperkirakan curah hujan untuk wilayah Sulut, secara umum masih dikategorikan kategori menengah hingga tinggi (50mm-200mm/dasarian atau perminggu).

Baca Juga: Video: Cuaca Buruk di Manado, Air Laut Masuk Sampai ke Mall

“Selain itu, menurut data pantauan BMKG Sulut, selain lanina, ada juga beberapa fenomena cuaca yang terjadi yakni, gelombang tropis aktif yang mengakibatkan pertumbuhan awan hujan signifikan, kelembapan udara yang relatif tinggi, dan suhu muka laut yang hangat, sehingga mendukung suplai masa udara basah,” jelasnya.

Perlu diketahui, berdasarkan data BMKG Sulut daerah-daerah yang tingkat potensi hujan lebat, serta berpotensi terjadi bencana hidrometeorologi tinggi berada di Kabupaten Minahasa, Kota Tomohon, Minahasa Utara, Kota Manado, Bolmong Selatan, Bolmong, Minahasa tenggara, Kepulauan Sangihe, Sitaro dan Kotamobagu. (len)

To Top