Menu

Mode Gelap
Olimpiade Tokyo 2020: Kandas di Tangan Chen Long, Anthony Sinisuka Ginting Gagal ke Final Pesawat Sriwijaya Air Rute Jakarta-Pontianak Hilang Kontak

Berita Bolmong · 4 Jun 2020 17:34 WITA ·

Bupati Yasti Salurkan Bantuan Tahap II di Dumoga Bersatu. Wabup, Ketua DPRD dan Forkopimda Mendampingi


 Bupati Yasti Salurkan Bantuan Tahap II di Dumoga Bersatu. Wabup, Ketua DPRD dan Forkopimda Mendampingi Perbesar

BOLMONG– Bupati Bolaang Mongondow (Bolmong) Yasti Soepredjo Mokoagow, kembali menyerahkan secara simbolis bantuan pangan dan sembako non beras tahap II kepada sebanyak 8.370 Kepala Keluarga (KK), serta memberikan masker secara gratis kepada seluruh masyarakat Bolmong, Kamis (4/6/2020).

Menariknya, untuk wilayah penyaluran pertama, Bupati Yasti memilih wilayah Dumoga Bersatu. Mulai dari Kecamatan Dumoga Barat, Dumoga Utara, Dumoga Tengah, Dumoga Timur, Dumoga Tenggara, dan terakhir di Kecamatan Dumoga Induk.

Dalam penyaluran bantuan ini, Bupati Yasti  juga didampingi oleh Wakil Bupati (Wabup) Bolmong Yanny Ronny Tuuk, Ketua DPRD Bolmong Welty Komaling, beserta unsur Forkopimda.

Bupati Yasti dalam sambutanya memberikan apresiasi kepada Dinas Ketahanan Pangan (DKP) dan Dinas Sosial (Dinsos), dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Bolmong karena telah berupaya memberikan sebagian bentuk tanggungjawab dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolmong kepada masyarakat, khususnya kepada masyarakat Dumoga Bersatu.

“Ini merupakan bentuk tanggungjawab dan pengabdian kita selaku pemerintah dalam menunjang kebutuhan masyarakat, di tengah dampak pandemi Covid-19,” ucap Yasti.

Yasti juga mengungkapkan bahwa dengan menggunakan APBD, Pemkab melakukab top up anggaran kepada sebanyak 4.122 KK selaku penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang bersumber dari APBN.

“Bantuan BPNT nilainya Rp200 ribu, sedangkan bantuan yang disalurkan Pemkab Bolmong  totalnya Rp600 ribu. Nah supaya adil, kita melakukan top up dalam bentuk beras premium 36 kilogram, sehingga semua sama total nilainya yaitu Rp600 ribu,” ujarnya.

Ia menambahkan, Program tersebut juga disiapkan dalam jangka waktu 9 bulan lamannya hingga Desember 2020 mendatang, dan data yang ada dari 4.122 dan 4.248 KK bersumber dari data terpadu Kemensos.

“Tidak ada data dari Pemkab Bolmong yang di luar Data Terpadu Kementrian Sosial (DTKS),” jelas Yasti.

Dikatakan Yasti, pandemi Covid-19 berdampak besar terhadap perekonomian dan pembangunan infrastruktur Kabupaten Bolmong. Karena Anggaran Pemkab Bolmong untuk infrastuktur sebesar Rp163 miliar Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK), ditarik oleh Pemerintah Pusat sembari meminta kepada Pemkab Bolmong untuk merefocusing anggaran guna dikembalikan lagi ke Pemkab Bolmong dalam bentuk Bantuan Langsung Tunai (BLT).

“Di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) yang terbanyak menerima BLT adalah Kabupaten Bolmong. Jumlahnya 10.010 penerima selama 6 bulan ke depan,” kata Yasti.

Selain itu, Yasti menilai wabah Covid-19 melumpuhkan semua perekonomian dunia, karena masyarakat dilarang untuk berkegiatan di luar rumah.

“Tapi khusus orang desa, menurut saya harus terus menjalankan aktivitas, apalagi warga Dumoga Bersatu yang mata pencahariannya bertani. Karena kalau berkebun, dengan luas wilayah garapanya hanya dikerjakan oleh 2 hingga 4 orang, jadi jaga jarak amanya masih tetap berlaku. Orang Desa wajib Sehat Kuat dalam memerangi Covid-19,” ujar Yasti menjelaskan.

Sembari meneruskan instruksi Presiden Republik Indonesi Joko Widodo, Yasti juga memberikan secara simbolis masker kain kepada masyarakat Dumoga Bersatu.

“Pemkab siap memberikan masker kepada seluruh masyarakat Bolmong secara cuma-cuma. Ada kurang lebih 325 ribu masker yang disediakan, setiap orang dapat 2 masker. Jika masih kurang, Gubernur Sulut Olly Dondokambey akan menambahnya agar semua warga bisa kebagian,” tukas Yasti.

Dalam penyaluran masker tersebut, Bupati Yasti meminta kepada setiap Kepala Puskesmas (Kapus) agar segera berkoordinasi dengan para Camat dan Sangadi di masing-masing wilayah.

“Selain itu saya juga sudah mengutus orang untuk turut membantu penyalurannya, dengan begitu bisa dipastikan semua warga bisa mendapatkan masker dengan jumlah yang sama tanpa terkecuali,” tegasnya.

Perlu diketahui, setiap KK wajib mendaptkan 36 kilogram beras premium dan sembako non beras berupa ikan kaleng 8 kaleng, gula pasir 4 kilogram, minyak goreng 2 kilogram.

Berikut Paket bantuan pangan dan sembako non beras yang disebar di wilayah Dumoga Bersatu:

1. Dumoga Barat :  546

     Top Up BPNT :  223

         Jumlah; 769

2. Dumoga Utara     :  196

     Top Up BPNT     :   76

           Jumlah          :  272

3. Dumoga Tengah  :  225

    Top Up BPNT      : 144

           Jumlah          : 369

4. Dumoga Timur    :  341

     Top Up BPNT     :  348

           Jumlah         :  689

5. Dumoga Tenggara     :  125

     Top Up BPNT          ;  165

          Jumlah                :  290

6. Dumoga        :  296

    Top Up BPNT  :  360

     Jumlah            : 659

    Jumlah Paket Full    : 1.724

    Jumlah Top Up        : 1.316

    Total Penerima        : 3.040

Sumber: Dinsos dan DKP Kabupaten Bolmong

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Pemkab Bolmong Top! THR TPG 2025 Cair, Perhatian Yusra-Don untuk Guru Diapresiasi

5 Februari 2026 - 08:32 WITA

Cak Imin Lantik Yusra Alhabsyi Sebagai Ketua DPW PKB Sulut

4 Februari 2026 - 13:22 WITA

Tasyakuran Puncak Hari Amal Bakti Kemenag RI ke-80 Berlangsung Khidmat, Bupati Yusra: Terus Melayani Umat dan Merawat Kerukunan.

3 Januari 2026 - 17:43 WITA

Kemenag Bolmong Wisudakan 1.029 Santri

13 November 2025 - 16:09 WITA

YSK Peduli Bencana Bolmong, Wabup Don Ucapkan Terima Kasih, Bantuan Langsung Disalurkan ke Warga

31 Oktober 2025 - 19:21 WITA

Berkolaborasi Dengan Kemenag, Pemkab Bolmong Perdana Gelar Upacara Peringatan Hari Santri Nasional

22 Oktober 2025 - 13:25 WITA

Trending di Berita Bolmong