Berita Olahraga

FIFA Batalkan Piala Dunia U-20 di Indonesia

FIFA Batalkan Piala Dunia U-20 di Indonesia
Logo Piala Dunia U-2020 di Indonesia. (Google)
Kroniktotabuan.com
74 / 100

JAKARTA- FIFA memutuskan membatalkan penyelenggaraan Piala Dunia U-20 di Indonesia pada 2021. Pembatalan ini tak lepas dari belum meredanya pandemi Covid-19.

Tak hanya Piala Dunia U-20, FIFA juga memutuskan menunda gelaran Piala Dunia U-17 2021, yang seharusnya akan dihelat di Peru. FIFA memutuskan bahwa dua gelaran usia muda ini akan dihelat pada 2023 mendatang dengan Indonesia dan Peru tetap ditunjuk sebagai tuan rumah.

Terkait dengan keputusan FIFA, PSSI mengaku mengapresiasi keputusan otoritas tertinggi sepak bola dunia tersebut. Ketua Umum PSSI, M. Iriawan mengaku pihaknya menghormati keputusan FIFA ini.

Baca Juga: PSSI Siapkan Tiga Rencana Jadwal Liga 1 dan Liga 2

“Apalagi kelancaran acara serta keselamatan dan keamanan semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan FIFA U-20 World Cup Indonesia 2021 adalah prioritas utama. Sebetulnya seluruh persiapan terkait penyelenggaraan dan menyambut Piala Dunia U-20 Indonesia tahun 2021 sudah kami lakukan dengan maksimal dan matang. PSSI menghormati dan mendukung keputusan FIFA,” ucap Iriawan, seperti dilansir laman resmi PSSI, Jumat (25/12/2020).

Iriawan mengaku ada sisi positif dari pembatalan ini. Ia menyebut, ada waktu tambahan yang bisa dimanfaatkan Timnas Indonesia untuk bersiap sebelum bermain di turnamen Piala Dunia U-20 pada 2023 mendatang.

“Menyusul pembatalan Piala Dunia U-20 FIFA pada 2021, Timnas yang akan kita persiapkan nantinya, dapat memanfaatkan waktu tambahan dan melanjutkan program untuk persiapan Piala Dunia U-20 FIFA pada 2023,” tuturnya.

Baca Juga: Ratu Tisha Destria Pamit Undur Diri dari PSSI  

Sementara itu, Wakil Ketua PSSI, Iwan Budianto menyatakan bahwa FIFA akan terus berkoordinasi dengan PSSI dan Local Organizing Committee (LOC) demi kelancaran ajang ini pada tahun 2023. Sementara, PSSI sendiri akan melaporkan pembatalan ini ke Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora).

“Agar pada tahun 2023 program berjalan dengan lancar, komunikasi dan koordinasi yang erat antara FIFA, PSSI, dan LOC tetap berjalan,’ kata Iwan.

“Sesuai keputusan Biro Dewan FIFA, PSSI segera melapor kepada Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali, sembari menunggu surat resmi tentang pembatalan ini dari FIFA,” ia menambahkan.

Lebih lanjut, Iwan yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua INAFOC, menambahkan bahwa PSSI sangat mengapresiasi dukungan pemerintah terhadap penyelenggaraan Piala Dunia U-20. Ia pun memastikan bahwa koordinasi antara PSSI dan INAFOC terus berjalan dengan lancar.

Baca Juga: Peserta Euro 2020 dengan Skuad Termahal, Berikut Urutannya!

“PSSI mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Indonesia khususnya Presiden Joko Widodo, Menteri Pemuda dan Olahraga, dan semua pihak yang telah mendukung persiapan FIFA U-20 World Cup Indonesia 2021,” ucap IB, sapaan karib Iwan Budianto.

Terpisah,  Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) angkat bicara soal dibatalkannya gelaran Piala Dunia U-20 2021 di Indonesia. Mereka mengaku menghargai keputusan FIFA terkait pembatalan tersebut.

“Pemerintah memahami sepenuhnya keputusan FIFA tersebut, dengan alasan adanya penyebaran pandemi Covid-19 yang masih berkembang hampir merata di seluruh penjuru dunia,” kata Menpora, Zainudin Amali, dalam rilis Kemenpora.

Baca Juga: Jadwal dan 12 Kota Perhelatan Piala Eropa 2020

Menpora sendiri mengaku mendapat informasi soal pembatalan ini dari PSSI. Ia pun juga langsung mengecek informasi tersebut di laman resmi FIFA.

“Semalam, saya telah melaporkan keputusan FIFA tersebut kepada Menko PMK. Langkah terdekat yang segera akan dilakukan adalah mengadakan rapat koordinasi pada awal minggu depan yang akan dipimpin langsung oleh Menko PMK dan akan mengundang semua pihak terkait, baik unsur pemerintah pusat maupun pemerintah daerah serta PSSI,” papar Menpora.

“Beberapa hal penting yang akan dibahas antara lain: penjelasan lengkap tentang penundaan kegiatan tersebut, update dan kelanjutan renovasi sejumlah stadion dan lapangan latihan serta update dan kelanjutan pembinaan Timnas yang sudah dipersiapkan, yang tentu saja diperkirakan akan berubah,” sambungnya.

Setelah rapat koordinasi tersebut, menurut Menpora, ia dan Menko PMK akan langsung menyampaikan laporan lengkapnya kepada Presiden. (***)

Sumber: bola.net

Komentar

To Top