.
Berita Kotamobagu

Lift di RSUD Kotamobagu Hanya Difungsikan 7 Jam, Keluarga Pasien Mengeluh

Lift di RSUD Kotamobagu Hanya Difungsikan 7 Jam, Keluarga Pasien Mengeluh Berita Kotamobagu
Kroniktotabuan.com

KOTAMOBAGU– Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kotamobagu telah menjadi rujukan regional sejak difungsikan beberapa fasilitas termasuk tower A dan B.

Tower A dan B rumah sakit yang terletak di Kelurahan Pobundayan, Kecamatan Kotamobagu Selatan, dibangun dengan anggaran fantastis sejak tahun 2017- 2018. Sumber dananya dari APBD Kotamobagu dan Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Kehadiran RS dengan fasilitas terlengkap di wilayah Bolaang Mongondow Raya (BMR) ini disambut antusias.

Baca Juga: 30 Jam Pasien Tak Diberikan Obat, Pelayanan RSUD Kotamobagu Dikeluhkan

Namun, belakangan sudah mulai banyak keluhan soal pelayanan serta pemanfaatan fasilitas yang ada di RS tersebut.

Soal pelayanan, kurang ramahnya petugas medis dan keamanan menjadi hal paling banyak dikeluhkan.

Soal pemanfataan fasilitas, sering dimatikannya lift menjadi keluhan paling banyak dari keluarga pasien. Dalam sehari, lift tidak diaktifkan 24 jam tetapi hanya 7 jam saja.

Akibatnya, saat ada keluarga pasien yang harus mengambil resep di apotik atau ada keperluan lain di luar, harus menggunakan tangga darurat.

“Apa gunanya pakai lift kalau kami ke apotik ambil resep harus pakai tangga darurat. Coba bayangkan dari lantai 4 ke bawah pakai tangga darurat. Harusnya lift diaktifkan terus agar memudahkan aktivitas keluarga pasien, terutama saat mau ambil resep di apotik,” keluh Febri, salah satu keluarga pasien yang dirawat di kamar VIP lantai 4, Selasa (2/4/2019).

Masalah lain yang dikeluhkan adalah lemahnya volume air yang tersuplai ke setiap ruangan terutama di kamar VIP.

“Air di keran kecil sekali. Untuk pasien buang air besar saja, harus menunggu lama supaya ember bisa penuh. Hal-hal seperti ini harusnya menjadi perhatian daj catatan manajemen RSUD. Jangan di pemberitaan media saja pelayanan dibilang bagus dan lain-lain, padahal kenyataannya tidak demikian,” katanya.

Manajemen RSUD Kotamobagu terutama Direktur, dr Wahdania Mantang, saat berita ini ditayangkan belum berhasil dimintai tanggapannya soal keluhan- keluhan tersebut. (tr2/vdm)

Berkomentar menggunakan Akun Facebook

To Top