.

Berita Boltim

Merespon Isu Sampah di Kabupaten Boltim, Bupati Sachrul Tegaskan Hal Ini

Jalani Isolasi Mandiri, Sachrul: Saya Dalam Kondisi Baik

KRONIK TOTABUAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Timur (Boltim), merespon terkait adanya isu yang merebak dimasyarakat yang mengatakan bahwa Boltim menjadi seperti ibu kota sampah.

Bupati Boltim, Sam Sachrul Mamonto saat meminpin apel Aparatus Sipil Negara (ASN) menegaskan bahwa masalah belum adanya Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Boltim merupakan warisan dari Pemerintahan sebelumnya.

Baca Juga: RSUD Kota Kotamobagu Gelar Tes Perekrutan THL RSUD Kotamobagu

“Saya dan Wabup baru dilantik pada awal tahun 2021, dan baru menjabat kurang lebih 10 bulan, jadi masalah sampah serta belum adanya TPA di Boltim, itu masih warisan dari Pemerintah sebelumnya,” ujar Sachrul.

Sachrul mengatakan bahwa dalam perumusan kegiatan dan agenda tahun anggaran 2021 masih merupakan program dari Pemerintahan yang lama, hal itu dimulai dari tahapan pembahasan hingga paripurna di DPRD dan itu semua sudah selesai dibahas sejak akhir tahun 2020.

“Setelah dilantik, Saya dan Wabup tinggal menjalankan program yang telah ada, kecuali program pada tahun anggaran 2022, itu sudah 100 persen program dari Pemerintahan Saya dan Wabup,” jelasnya.

Sachrul juga mengatakan terkait pembangunan TPA tidak ada di tahun anggaran 2021 TPA tidak masuk dalam RTRW dan RPJMD.

“Saya berharap, kita semua bisa lebih cerdas lagi dalam menilai suatu persoalan,” lanjutnya.

Sachrul juga menghimbau kepada seluruh masyarakat Boltim, agar tidak membuang sampah di sembarang tempat.

“Akan lebih baik jika setiap rumah memiliki lubang sampah di pekarangan masing-masing, dan sampah-sampah itu setiap hari dibakar. Jangan dibuang di selokan atau di tempat lain yang justru bisa merusak lingkungan kita sendiri. Sebab, penanganan sampah akan lebih maksimal jika semua elemen baik Pemerintah maupun masyarakat dapat bekerjasama,” imbau Sachrul.(retho)

To Top