Operasi Patuh Samrat 2022 Berakhir, Ini Jumlah Pelanggaran Lalu Lintas di Sulut

KRONIK TOTABUAN – Operasi Patuh Samrat 2022 di Sulawesi Utara (Sulut) yang dimulai sejak 13 Juni 2022, telah berakhir pada 27 Juni 2022.

Berakhirnya operasi yang fokus pada penindakan pelanggaran lalu lintas tersebut disampaikan, Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Dari hasil Operasi Patuh Samrat 2022, ada kenaikan jumlah pelanggaran lalu lintas kurang lebih 3,59 persen.

Pada Operasi Patuh Samrat pada tahun 2021 sebanyak 9.771 pelanggaran ditindak. Sedangkan pada Operasi Patuh Samrat Tahun 2022 terjadi kenaikan sebanyak 351 menjadi 10.122 pelanggaran.

Menurut Kombes Pol Jules Abraham Abast, ada dua jenis pelanggaran. Pelanggaran yang diberikan teguran dan pelanggaran yang mendapatkan tilang atau tindakan langsung.

Baca Juga: Kasus Kematian Siswa Madrasah, Kapolres Kotamobagu: Sudah Penyidikan

“Dalam Operasi kali ini, petugas mengeluarkan Teguran sebanyak 8.665, naik dari tahun sebelumnya yakni 8.663. Sedangkan Tilang terjadi kenaikan 31,50 persen, yaitu dari 1.108 pada tahun 2021 menjadi 1.457 pada tahun 2022,” bebernya.

Dan untuk kecelakaan lalu lintas pada tahun 2022 mengalami trend kenaikan sebesar 14,89 persen.

“Kecelakaan lalu lintas pada Operasi Patuh Samrat 2022 mengalami kenaikan sebesar 7 kasus menjadi 54 kasus, dari tahun sebelumnya yang hanya 47 kasus,” ujar Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Baca Juga: Ini Identitas Pelaku yang Tebas 10 Warga Kotamobagu dengan Samurai, Diduga Stres

Begitupun dengan korban jiwa meninggal dunia naik 1 orang dari tahun sebelumnya yang hanya 6 orang.

“Korban meninggal dunia dalam Operasi Patuh 2022 sebanyak 7 orang, luka berat 3 orang dan luka ringan 71 orang,” katanya.

Selain penindakan di lapangan, petugas di lapangan juga memberikan edukasi dan imbauan berlalulintas kepada masyarakat pengguna jalan.

“Upaya pendidikan berlalulintas terus dilakukan melalui media maupun imbauan langsung ke masyarakat. Petugas turun langsung ke lokasi-lokasi keramaian memberikan edukasi berlalulintas yang baik dan benar juga memberikan imbaun protokol kesehatan pencegahan penyebaran covid-19,” ujar Kombes Pol Jules Abraham Abast. (*)

 

Sumber: TBNews

Berita Terpopuler