BOLMONG– Disiplin menjalankan tugas dan tanggungjawab hingga disiplin waktu, sangat berpengaruh pada kemajuan pembangunan hingga pelayanan terhadap masyarakat di suatu daerah.Hal tersebut membuat setiap pemimpin daerah selalu menegaskan agar disiplin ditingkatkan, bahkan menjadi evaluasi kinerja setiap pegawai.
Seperti yang terjadi di kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Bolmong 2019 di gedung Bagas Raya, Yadika, Desa Kopandakan II, Senin (9/4/2018) Bupati Yasti geram terhadap ASN yang tak disiplin waktu.
“Saya sangat sesali atas ketidak disiplinnanya ASN untuk kegiatan hari ini. Saya usai membuka UNBK di Bolaang pukul 08.30 Wita bertolak ke gedung ini, namun sesampainya di sini, baru sedikit ASN yang datang padahal undangan pukul 09.00 Wita,” kata Yasti.
Menurutnya, setiap agenda penting pemerintahan, sebagai abdi negara wajib untuk serius dan disiplin terhadap waktu tang ditentukan.
“Seharusnya tadi saya sudah di gedung ini. Namun karena belum ada orang maka saya masih ke rumah. Seharusnya kita sudah mulai dari tadi. Saya ingatkan ASN wajib mematuhi jam yang ditentukan,” kata Yasti.
Ia menegaskan, jika ASN Bolmong tetap melanggar, maka dirinya akan memberikan sanksi tegas berupa pemotongan TPP bulanan.
“Agenda berikutnya lagi saya beri toleransi 15 menit. Jagan bilang bupati yang terlambat, padahal saya yang menunggu ASN untuk hadir. Jika ini tidak bisa dirubah, maka terpaksa saya harus tegas untuk memotong TPP bulanan,” kata Yasti tegas. (rza)




